Zephyr, Mata di Kesunyian Atmosfir

Tandaseru – Zephyr adalah sebuah wahana nirawak bikinan Airbus. Pesawat dengan bobot 75 kilogram ini pemegang rekor ketahanan terbang.

Pada sesi penerbangan uji coba di Yuma, Arizona, 11 Juli 2018 lalu, pesawat yang digerakkan dengan baling-baling ini memecahkan rekor terbang terlama. Zephyr terbang selama 25 hari tanpa henti. Rekor sebelumnya dipecahkan Zephyr selama 14 hari pada 2015.

Zephyr dikenal sebagai pesawat HAP (high-altitude pseudo-satellites). Wahana ini mampu terbang setinggi 70.000 kaki selama berminggu-minggu bahkan diproyeksikan berbulan-bulan tanpa henti.

Keunggulan ini menjadikannya Zephyr sebuah drone yang mampu melakukan banyak misi seperti yang dilakukan satelit yang ada di orbit rendah, yaitu telekomunikasi dan penginderaan jarak jauh, baik sipil maupun militer.

Dibanding satelit, Zephyr mampu menghasilkan gambar dengan resolusi yang lebih baik, karena mereka terbang lebih rendah daripada satelit.

Untuk uji terbang selanjutnya, Airbus telah menjadwalkan penerbangan Zephyr pada Oktober 2018 di Australia barat.

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait

Tandaseru.id menggunakan cookies untuk meningkatkan pengalaman pembaca. Mengerti -