FOKUS

130 Akun Tokoh Dunia Diretas, Begini Keterlibatan Karyawan Twitter

JAKARTA (tandaseru) – Twitter mengakui adanya target peretasan terhadap karyawannya untuk mengakses akun-akun ternama, seperti Elon Musk, Jeff Bezos, Barrack Obama hinggal Bill Gates untuk dipakai dalam penipuan bitcoin.

Adapun peretesan itu terjadi ketika peretas memanipulasi karyawannya dengan metode social engineering, sehingga berhasil membobol akun aplikasi percakapan Slack, meski akun itu memiliki keamanan otentikasi dua langkah (2FA).

Sekadar informasi, Slack lazim digunakan oleh kelompok atau tim dalam perusahaan platform guna membahas pekerjaan.

Di dalamnya terdapat data percakapan rahasia, yakni akun dan password ke sistem backend milik Twitter. Peretas telah berhasil masuk ke backend Twitter melalui data kredensial.

Hal ini mengakibatkan, peretas bisa memperoleh informasi kredensial seluruh pengguna Twitter, seperti username, e-mail dan password yang digunakan untuk mendaftar.

Berdasarkan hasil investigasi, Twitter mengatakan ada 130 akun yang menjadi target, di mana sebanyak 45 akun orang atau institusi terkenal berhasil diambil alih.

Tak hanya itu, ada 8 akun pengguna yang statusnya belum verified yang diunduh datanya menggunakan fitur “Your Twitter Data”.

“Kami telah menelusuri langsung pemilik aku tersebut, kedelapan akun itu bukan akun verified,” tulis Twitter dalam sebuah postinbgan blog.

Diketahui, akun Twitter milik petinggi perusahaan teknologi dibajak oleh hacker, seperti Bill Gates, Elon Musk, Jeff Bezof, hingga Barrack Obama.

Peretas menggunakan akun mereka untuk mengirimkan penipuan cryptocurrency bitcoin yang dapat diartikan sebagai mata uang digital.

Persis mata uang pada umumnya, cryptocurrency memiliki nilai, sehingga bisa digunakan sebagai alat tukar.

Peretasan juga dialami oleh beberapa akun pejabat dan pesohor AS, sepeti mantan walikota New York City, Mike Bloomberg.

Bahkan Kanye West, Wiz Khalifah, dan Kim k=Kadarshian.

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait