FOKUS

14 Hari Operasi Keselamatan Musi 2021 Ditlantas Polda Sumsel, Ini Sasarannya

PALEMBANG (tandaseru.id) – Direktorat Lalu Lintas Polda Sumatera Selatan untuk mewujudkan dan memelihara Kamseltibcarlantas serta menurunkan tingkat fatalitas korban kecelakaan melaksanakan Apel Gelar Pasukan Operasi Keselamatan Musi 2021 di Halaman Ditlantas Polda Sumsel, Senin (12/4).

Operasi ini berjalan selama 14 Hari kedepan dengan mengusung tema Melalui Operasi Keselamatan-2021 kita Wujudkan Kamseltibcarlantas yang mantap dan Pencegahan Penyebaran Covid-19 dengan meningkatkan disiplin Protokol Kesehatan serta tidak melaksanakan Mudik Lebaran Tahun 2021 dan kegiatan ini digelar untuk membangun budaya tertib berlalu lintas dan meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Apel gelar pasukan ini ditandai dengan penyematan pita tanda operasi kepada para perwakilan personel yang ditunjuk dan pemeriksaan pasukan langsung oleh Kapolda Sumsel Irjen Pol Prof Dr Eko Indra Heri S MM.

istimewa

Kapolda Sumsel mengatakan, menjelang Ramadhan dan Idulfitri Polri melaksanakan kegiatan edukasi memberikan penjelasan kepada masyarakat tentang pelanggaran yang bisa menyebabkan kecelakaan lalu lintas.

“OperasiKeselamatan Musi 2021 ini juga untuk mengatasi permasalahan lalu lintas dan perlu dilakukan berbagai upaya dalam menciptakan situasi kamseltibcar dengan memberdayakan seluruh stakeholder guna menyelesaikan permasalahan lalu lintas secara tuntas,” ujar Kapolda Sumsel.

Sasaran Operasi Keselamatan kali ini menitik beratkan pada 10 prioritas pelanggaran yang dianggap berpotensi mengakibatkan kecelakaan yaitu tidak menggunakan Helm SNI, tidak menggunakan sabuk keselamatan, pengendara di bawah umur, pengendara tidak memiliki SIM, berkendara sambil menggunakan HP.

“Lalu berkendara melebihi batas kecepatan, berkendara melawan arus, berkendara dalam pengaruh alkohol, kendaraan tanpa TNKB yang sah dan pelanggaran Odol (Over Dimention-Over Load),” ucap Kapolda Eko.

istimewa

Lanjut Kapolda Sumsel menyampaikan, selain itu yang menjadi target lainnya adalah terkait permasalahan Pendemi Covid-19 dimana penyebarannya diharapkan dapat ditekan dengan mendukung upaya pemerintah salah satunya larangan mudik lebaran kepada seluruh pihak kecuali pergerakan angkutan barang dan keperluan dinas mendesak.

“Untuk larangan mudik, sudah merupakan keputusan pemerintah larangan tersebut adalah upaya pencegahan penyebaran Covid-19. Jadi Polda Sumsel akan memaksimalkan itu, kita akan membuat pos di tempat-tempat utama, pintu tol dan pintu masuk lainnya, tetapi itu tetap dengan cara edukasi,” pungkas Kapolda Sumsel.

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com