FOKUS

17 Februari, Pemerintah Sepakat Uji Coba Ponsel BM via IMEI

JAKARTA (tandaseru) – Akhirnya pemerintah bersama operator seluler sepakat untuk melakukan pemblokiran ponsel black market (bm) melalui nomor International Mobile Equipment Identity (IMEI), Senin (17/2).

Kebijakan ini terbilang mundur dari perkiraan awal, yakni 13-14 Februari atas permintaan operator seluler.

Meski jadwal uji coba mundur, namun Pemerintah tetap berkomitmen mengimplementasikan aturan ini sesuai jadwal, yakni 18 April mendatang.

Direktur Standardisasi Perangkat Pos dan Informatika (SPPI), Mochamad Hadiyana mengatakan uji coba baru akan dilakukan Senin (17/2).

“Pagi sampai sore, para operator masih alot membahas use case dan success indicator-nya,  sehingga pengujiannya diundur ke hari Senin,” jelasnya.

Use case di sini maksudnya penanganan berbagai kendala, seperti nomor IMEI kloning, ponsel wisatawan asing dan sebagainya. Rencananya, uji coba ponsel BM ini akan dilalukan satu hingga dua hari saja.

“Tapi besok Jumat akan dilakukan penyerahan data dump dari operator ke Kementerian Perindustrian (Kemenperin),” imbuhnya.

Data dump ini berupa kumpulan IMEI yang dipegang oleh operator dari ponsel yang pernah atau masih menggunakan kartu SIM, yang akan dianalisis oleh Kemenperin.

Hadiyana juga memaparkan bahwa pemerintah masih terus menggondok skema pemblokiran ponsel BM.

Sebelumnya, Menkominfo Johnny G Plate ada dua skema pemblokiran yang sedang dibahas, yakni whitelist dan blacklist.

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait