Warna-Warni Indonesia

Pemeriksaan Barang Elektronik di Bandara Diperketat

Penumpang Diizinkan Bawa Laptop ke dalam Pesawat

JAKARTA (!) – Penumpang pesawat masih diizinkan membawa barang elektronik seperti laptop atau telepon genggam (handphone) ke dalam kabin, tetapi akan diperiksa lebih ketat dengan X-Ray ataupun secara manual.

Dirjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Agus Santoso menegaskan, pengetatan pemeriksaan itu guna menjamin keamanan penerbangan yang merupakan satu kesatuan dengan keselamatan penerbangan.

“Barang-barang elektronik bisa dibawa di kabin pesawat, namun demikian harus diperiksa dengan ketat. Pemeriksaan barang elektronik tersebut harus sudah dilakukan di bandara sebelum penumpang naik ke dalam pesawat,” ujarnya dalam fanpage facebook Ditjen Hubdar, Sabtu (1/4).

Menurut dia, pengawasan terhadap barang-barang yang berpotensi menganggu keselamatan penerbangan harus diperketat, termasuk terhadap barang elektronik yang akan dibawa ke dalam kabin pesawat.

Pengamanan lebih ketat sudah dilakukan oleh Pemerintah Amerika Serikat, Kanada dan Inggris terhadap beberapa penerbangan maskapai tertentu dari bandara di negara tertentu di Timur Tengah dan Turki menuju bandara di AS, Kanada dan Inggris.

Aturan itu berupa pelarangan membawa laptop (komputer jinjing) dan barang elektronik yang lebih besar dari telepon genggam dalam kabin pesawat.

Namun, kata Agus, hingga saat ini Pemerintah Indonesia belum memiliki aturan mengenai larangan membawa laptop dan barang elektronik yang lebih besar dari telepon genggam ke dalam kabin pesawat.

“Untuk saat ini barang-barang elektronik tersebut boleh dibawa ke kabin tetapi harus dikeluarkan dari tas dan diperiksa melalui mesin X-Ray,” ungkapnya. (hl)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More

Privacy & Cookies Policy
WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com