Warna-Warni Indonesia

Kapolri Terima Medali Penghargaan dari Rusia

Miliki Kontribusi Aktif Dua Negara

JAKARTA (!)- Kementerian Dalam Negeri Rusia menilai Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian salah satu pejabat negara asing yang memiliki kontribusi aktifnya dalam berbagai dialog dan kerja sama keamanan kedua negara.

Karena itu, Tito layak menerima medali penghargaan dari Kementerian Dalam Negeri Rusia dalam peringatan “100 Tahun Kerja Sama Kepolisian Internasional” yang telah diselenggarakan sejak konferensi kepolisian pertama pada 1914 di Monaco, Prancis.

Penghargaan tersebut diberikan juga sebagai apresiasi pemerintah Rusia atas penyelenggaraan Sidang Umum Interpol ke-85 di Bali tahun lalu yang dihadiri oleh 167 dari total 192 negara PBB.

Duta Besar Federasi Rusia untuk Indonesia Mikhail Y Galuzin mengatakan Tito adalah salah satu pejabat tinggi kepolisian dari negara asing yang dinilai tepat menerima medali tersebut.

“Sebagai duta besar merasa terhormat menyerahkan medali ini yang merupakan penghargaan pertama yang diterima Kapolri dari negara lain,” kata Galuzin usai acara penyematan medali kehormatan di rumah dinasnya di Jakarta, Kamis (6/4).

Dalam sidang tersebut Kepala Biro Pusat Interpol Nasional Kementerian Dalam Negeri Rusia Alexander Prokopchuk terpilih sebagai Wakil Presiden Interpol untuk Eropa, yang juga didukung Indonesia.

Menurut Kapolri, kerja sama bilateral antara kepolisian Indonesia dan Rusia sangat baik karena dukungan stabilnya hubungan politik dan diplomatik kedua negara bahkan saat Perang Dingin berlangsung.

Polri juga mengambil peran penting terutama dalam isu-isu internasional seperti terorisme, narkotika, perdagangan manusia, dan kejahatan siber.
“Pemerintah Rusia mengharapkan kerja sama ini terus berlanjut, termasuk pengamanan bagi warga negara Rusia yang tinggal maupun sedang berlibur di Indonesia,” kata Tito.

Polri berharap kerja sama keamanan dengan kepolisian Rusia semakin kuat terutama untuk menyelesaikan ancaman teroris ISIS yang berbasis di Suriah, pengembangan program pelatihan bagi personnel kepolisian, pertukaran informasi dalam upaya deradikalisasi dan kontra-ideologi, serta pengembangan teknologi peralatan intelijen.

Menurut Tio medali ini menjadi simbol hubungan baik antara polisi Rusia dan Indonesia, karena itu akan memberikan perhatian khusus terhadap langkah-langkah untuk membangun hubungan yang lebih baik lagi tentunya dengan difasilitasi oleh Dubes Rusia. (arh)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More

Privacy & Cookies Policy
WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com