Warna-Warni Indonesia

Kapolri: Keberagaman Menjadikan Indonesia Unik dan Bisa Unggul

BANDAR LAMPUNG (!) – Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian mengatakan, bangsa Indonesia patut bersyukur karena dikaruniai oleh Allah SWT sebagai bangsa yang unik karena beragam suku bangsa. Keunikan ini merupakan kekuatan untuk membangun bangsa meskipun tantanganya tidak mudah.

Hal itu disampaikan Kapolri dalam kuliah umum pada pelantikan Badan Koordinasi Himpunan Mahasiswa Islam (Badko HMI) Sumatera Bagian Selatan periode 2016-2018 di Gedung Keratun Kompleks Pemprov Lampung, Bandar Lampung, Jumat (7/4) malam.

Acara itu juga dihadiri oleh Gubernur Lampung M Ridho Ficardo dan Kapolda Lampung Inspektur Sudjarno, beserta jajaran Kapolresta dan pejabat utama (PJU) Polda Lampung.

“Saya lihat Indonesia betul-betul unik karena keberagamannya. Ttidak ada negara lain yg lebih unik dari negara kita, yang sedemikian banyak kesukuannya dari Sabang hingga Merauke dengan 700 lebih suku dan bahasa daerahnya, serta mengakomodasi banyak sekali agama,” ungkap Kapolri.

Tidak hanya itu, tutur Tito,Indonesia mengakomodasi banyak sekali agama, serta penduduknya berasal dari berbagai keturunan bangsa lain, seperti Tionghoa, Arab, India, campuran dan sebagainya.

Karena itu, Kapolri menekankan pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan agar keberagaman tersebut tidak menjadi masalah kebangsaan, melainkan kekuatan untuk membangun negara.

“Indonesia akan menjadi salah satu kekuatan ekonomi terbesar dunia. Syaratnya tren stabilitas politik dan keamanan terjaga,” ungkap Kapolri.

Tito mengatakan seluruh komponen bangsa harus sepakat, berjuang dan satu pemahaman apapun yang merongrong keutuhan NKRI adalah musuh bersama. Meskipun Indonesia terdiri dari beragam suku bangsa, tetapi mampu mempersatukan beragam komponen bangsa dalam konsep bhinneka tunggal ika.

“Hingga saat ini Indonesia berdiri kokoh, dengan keberagaman karena kita bersama mampu menekan egosektoral, dari masing masing suku, agama, provinsi dan perbedaan budaya lainnya Negara di Eropa, Timur Tengah, Amerika pun tidak mampu menjaga keutuhan wilayahnya, justru Indonesia mendapat pujian dan pengakuan dari bangsa lain,” ungkap Kapolri.

Ketua Umum PB HMI Mulyadi P Tomsir mengharapkan kebersamaan HMI dan Polri tetap terjaga. “HMI ingin membangun generasi insan cita, yang mampu membangun peradaban bangsa, serta mencapai cita-cita negara,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Umum HMI Badko Sumbagsel Wiedy Widayat mengungkapkan, pihaknya terkesan dengan paparan Kapolri mengenai peta politik dan ekonomi global serta kaitannya dengan tantangan kebangsaan dan kebhinekaan Indonesia.

“Pandangan Kapolri tentang kebangsaan dan peta politik dunia itu kami anggap penting dan relevan untuk ditularkan dalam diskursus pengembangan khazanah intelektual para kader HMI. Kami bersyukur Kapolri bersedia meluangkan waktu memenuhi undangan kami,” ungkap Wiedy.(hl)

 

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More

Privacy & Cookies Policy
WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com