Polisi Selidiki Pelaku Penyerangan Polres Banyumas

1

BANYUMAS (!)-Polisi tengah menyelidiki kasus penyerangan terhadap petugas di Mapolres Banyumas oleh orang tidak dikenal yang menggunakan cadar dan melukai satu anggota polisi tersebut.

Wakapolri Komjen Syafruddin mengatakan jajarannya akan menyelidiki apakah peristiwa tersebut termasuk dalam tindakan terorisme atau tindak kriminal biasa. Kasusnya juga sedang dikembangkan, mengingat adanya kasus Tuban sebelumnya.

Peristiwa penyerangan itu terjadi Selasa (11/4) sekitar pukul 10.00 wib di Mapolres Banyumas. Seorang laki tidak dikenal masuk menerobos anggota Polres Banyumas sedang persiapan perss rilis

Pria tersebut menggunakan sepedamotor dengan satu orang pengendara masuk gerbang Polres dengan kecepatan tinggi langsung nabrak anggota Polri ( Aipda Ata Suparta ). Sepeda motor terjatuh dan pelaku langsung lari, namun dihadang oleh anggota polisi lainnya.

Saat itu juga pelaku langsung mengeluarkan parang dan berusaha mengejar dan membacok anggota yg menghadang. Namun Brigadir Irfan berlari menghindar sampai depan pintu utama Mapolres.

Pelaku berusaha membacok anggota lain ( Brig Karsono ) dan mengenai tangan kanan anggota polisi tersebut. Namun saat masuk ke Mapolres pelaku dapat dibekuk.

 

4 Comments
  1. health tests

    … [Trackback]

    […] Here you can find 96502 additional Information to that Topic: tandaseru.id/2017/04/11/polisi-selidiki-pelaku-penyerangan-polres-banyumas/ […]

  2. Fryd liquid diamonds

    … [Trackback]

    […] Read More on on that Topic: tandaseru.id/2017/04/11/polisi-selidiki-pelaku-penyerangan-polres-banyumas/ […]

  3. Anya Fernald Belcampo

    … [Trackback]

    […] There you will find 97350 more Information to that Topic: tandaseru.id/2017/04/11/polisi-selidiki-pelaku-penyerangan-polres-banyumas/ […]

  4. buy red mercury 20/20

    … [Trackback]

    […] Here you will find 5833 more Information to that Topic: tandaseru.id/2017/04/11/polisi-selidiki-pelaku-penyerangan-polres-banyumas/ […]

Leave A Reply

Your email address will not be published.