Warna-Warni Indonesia
Kapolri Tito Karnavian memberikan sambutan pada tabligh akbar Isra' Mi'raj di Polda DIY, Selasa (25/4). (ist)

Kapolri: Sibuk Soal SARA, Indonesia Bisa Tertinggal dari Negara Lain

Tabligh Akbar Polda DIY

YOGYAKARTA (!) – Kapolri Tito Karnavian berharap masyarakat tidak terus mempersoalkan perbedaan suku, agama, ras dan antargolongan (SARA) karena bisa menghambat pembangunan nasional.

“Kalau terus sibuk mempersoalkan perbedaan SARA, kita bisa tertinggal dari negara lain. Di era globalisasi ini, antaranegara di dunia sudah saling berkompetisi, baik dari sisi ekonomi maupun teknologi,” kata Kapolri dalam acara tabligh akbar Polda DIY memperingati Isra’ Mi’raj, Selasa (25/4) malam.

Kapolri menghimbau seluruh masyarakat untuk melakukan rekonsiliasi pasca-pilkada serentak, dengan meninggalkan segala perbedaan pandangan dan keberpihakan.

“Sekarang semua harus meminggirkan segala perbedaan untuk memperkuat NKRI,” kata Kapolri dalam tabligh akbar Polda DIY yang menghadirkan Habib Lutfi bin Yahya itu.

Baca: 

Tito mengakui momentum pilkada serentak pada Februari 2017 di sejumlah daerah sempat memunculkan polarisasi atau perpecahan di kalangan masyarakat. Apalagi ditambah dengan isu SARA yang kerap diangkat dalam pesta demokrasi itu.

“Sebenarnya sah-sah saja kita berbeda pandangan tetapi jangan saling menghujat dan memecah belah,” ujarnya.

Menurut Kapolri, Indonesia sesungguhnya berpeluang menjadi negara adidaya seperti Amerika Serikat, Rusia, atau Tiongkok dilihat dari sisi potensi sumber daya manusia, sumber daya alam (SDA), dan luas wilayah.

Indonesia berbeda dengan Singapura, yang meskipun tergolong relatif maju tetapi negara tetangga itu tidak memiliki kekayaan SDA.

“Syaratnya masyarakat harus bersatu dan saling membangun serta melepaskan berbagai bentuk primordialisme,” kata Kapolri.

Melalui tabligh akbar Polda DIY yang dihadiri ribuan warga itu, Tito berharap seluruh masyarakat tetap mengutamakan kebhinekaan dan toleransi dalam momentum pilkada berikutnya.

“Sikap toleransi ini telah dicontohkan Nabi Muhammad SAW melalui Piagam Madinah. Mari kita implementasikan dalam kehidupan berbangsa,” seru Kapolri. (hl)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More

Privacy & Cookies Policy
WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com