Warna-Warni Indonesia
Menlu R Idan Menlu AS. Foto : ist

Kemitraan Strategis Indonesia-AS Perluas Hubungan Bilateral

WASHINGTON D.C (!) – Menteri Luar Negeri Retno Marsudi menegaskan, kemitraan strategis Indonesia –AS dapat memberikan kontribusi bagi kedua negara serta mempertahankan stabilitas , keamanan di kawasan dan dunia.

“Kemitraan strategis Indonesia-AS akan terus memperluas dan memperdalam hubungan bilateral, yang tidak saja memberikan manfaat bagi kedua rakyat, namun juga dapat memberikan kontribusi untuk mempertahankan stabilitas, keamanan dan peningkatan kesejahteraan di Kawasan dan dunia”, tutur Menlu RI setelah pertemuan bilateral dengan Menlu AS, Rex Tillerson menindaklanjuti  kunjungan Wapres Mike Pence ke Jakarta April lalu (4/5).

Dalam Pertemuan, kedua Menlu sepakat untuk mengoptimalkan dan mesinergikan mekanisme dialog berbagai area kerja sama. Sebagai payung kerja sama strategik, mekanisme dialog pada tingkat Menlu diharapkan dapat mengidentifikasi hambatan dan memajukan implementasi dari kerja sama strategik kedua negara.

Dalam bidang ekonomi, Menlu Retno dan Menlu Tillerson membahas penguatan mekanisme keja sama ekonomi kedua negara. Diharapakan penguatan mekanisme kerja sama tidak saja meningkatkan nilai perdagangan dan investasi kedua negara, namun juga mendorong kerja sama ekonomi yang win-win.

Dalam kaitan, kedua Menlu sepakat untuk segera merevitalisasi mekanisme Indonesia-US Trade Investment Framework Arrangement (TIFA), yang akan memulai pertemuan pada bulan Juni 2017.

“TIFA tidak saja diharapkan untuk segera mendorong pertumbuhan perdagangan dan investasi, namun juga dapat mengindentifikasi langkah yang dibutuhkan kedepan untuk meningkatkan interaksi kerja sama ekomomi kedua negara,” tutur Menlu RI dalam rilis yang disampaikan Kemenlu.

Masalah semenanjung Korea, Menlu RI menekankan konflik terbuka tidak akan menguntungkan siapapun dan hanya akan menggangu pertumbuhan ekonomi dan pembangunan yang dirasakan manfaatnya selama ini oleh rakyat negara di kawasan Asia dan Pasifik.

Menlu RI menegaskan agar semua langkah harus diambil secara terukur agar tidak menganggu keamanan, perdamaian dan stabilitas kawasan.

“Indonesia secara konsisten, meminta Korea Utara untuk mematuhi semua Resolusi DK PBB terkait denuklirisasi dan menekankan agar mengedepankan proses dialog dalam menyelesaikan masalah di Semenanjung Korea,” jelas Menlu RI.(arh)

 

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More

Privacy & Cookies Policy
WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com