Warna-Warni Indonesia
Foto Ilustrasi

Satgas Pangan akan Tindaklanjuti Perbedaan Harga Bawang Putih

Hasil Temuan di Pasar Kramat Jati

JAKARTA (!) – Satuan Tugas (Satgas) Pangan Mabes Polri akan menindaklanjuti adanya perbedaan harga bawang putih di pasar induk Jakarta, guna menstabilkan harga bawang putih di pasaran menjelang Ramadan.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman bersama Ketua Satgas Pangan Mabes Polri  Mayjend  Satrio Wasisto melakukan sidak dadakan ke Pasar Induk Kramat Jati, Pasar Rebo Jakarta Timur Sabtu (13/5).

Menteri Pertanian yang tiba satu jam dari Ketua Satgas Polri menemukan harga bawang putih Rp45.000 per kg. Tetapi satu jam kemudian Ketua Satgas tiba di lokasi yang sama dan ke pedagang yang sama menanyakan harga awang putih yang sama langsung dijawab harga Rp32.000.

Disini ditemukan selisih harga yang  sangat tinggi.  Temuan ini akan ditindaklanjuti oleh Satgas. Dalam rangka menstabilkan harga, pemerintah telah mengucurkan 5 truk bawang putih di Pasar Induk Kramat Jati.

Sementara itu, Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita mengimbau kepada para importir bawang putih untuk tidak mempermainkan harga yang dapat merugikan masyarakat. “Pemerintah akan mengontrol importasi bawang putih agar tidak ada permainan di kalangan importir untuk menaikkan harga yang dapat merugikan masyarakat,” tegasnya.

Menurut Mendag, sebagian besar kebutuhan bawang putih di dalam negeri saat ini dipasok melalui impor. “Selain untuk menstabilkan harga, regulasi tata niaga bawang putih juga dimaksudkan untuk mendorong petani meningkatkan produksi bawang putih di dalam negeri, karena selama ini kebutuhan bawang putih di dalam negeri dipenuhi melalui impor,” jelasnya. (arh)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More

Privacy & Cookies Policy
WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com