Warna-Warni Indonesia
Pelantikan Kepala Daerah Terpilih Pilkada Serentak 2017. foto; Setkab

Babel Sinkronisasikan Program Perekonomian Antardaerah

JAKARTA (!) –  Usai dilantik Presiden Jokowi di Istana Negara  Jumat (12/5), Gubernur Babel Erzaldi Rosman mengatakan, yang paling mendesak dilakukannya  adalah mengkoordinasikan dan menyinkronisasikan program antardaerah dalam peningkatan ekonomi kerakyatan.

Persoalan lain yang mendesak adalah masalah banjir yang beberapa tahun terakhir ini terjadi  provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Selain itu, meningkatkan taraf hidup masyarakat sehubungan dengan beberapa komoditi andalan.

“Beberapa komoditi andalan yang di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung ini dalam masa-masa terakhir ini sangat menurun drastis. Sedangkan komoditi lainnya itu sudah sangat banyak sekali naik,” jelas Erzaldi.

Dia menyebutkan, beberapa diantaranya yang paling sangat turun adalah komoditi karet, terus komoditi lada, yang semuanya itu adalah andalan dari Provinsi Kepulauan Bangka Belitung disamping timah.

“Jadi kami mengambil beberapa kebijakan bagaimana harus segera mengadakan sinergi atau konsolidasi bersama daerah-daerah dalam merumuskan suatu kebijakan sehingga kebijakan ini kuat, tidak parsial sendiri-sendiri,” jelas Erzaldi.

Karena itu, lanjut gubernur Bangka Belitung itu, kebijakan ini yang diambil  harus kuat sehingga nanti hasilnya itu betul-betul dapat dirasakan oleh masyarakat.

Mengenai infrastruktur, Gubernur Babel Erzaldi Rosman mengatakan, secara bertahap harus dilaksanakan perbaikan-perbaikan karena bagaimanapun juga keberadaan infrastruktur di Bangka Belitung itu sangat mempengaruhi tingkat inflasi di daerah.

Menurut Erzaldi, tingkat inflasi yang ada di Bangka Belitung ini adalah tingkat inflasi tertinggi selama dalam tempo 10 tahun ini di Indonesia, karena selalu berada di peringkat 1-5.

Salah satu penyebabnya, menurut Erzaldi, adalah infrastruktur pelabuhan yang sangat tidak representatif dimana suatu kapal waktu tunggunya sangat lama sekali. “Ini diakibatkan oleh pasang surutnya air yang menghububng kepada pelabuhan tersebut disamping pelabuhan tersebut memang masih kecil,” tuturnya.

Tetapi mengingat keterbatasan dana, menurut Gubernur Babel itu, pihaknya harus mempersiapkan waktu yang cukup untuk meyakinkan pemerintah pusat, sekaligus meyakinkan mana duluan, pemerintah pusat atau investor.

“Kita harus betul-betul berusaha untuk mendapatkan investor untuk melakukan investasi di daerah kita, khususnya di infrastruktur ini,” papar Erzaldi seraya menjelaskan, bahwa Pemerinah Provinsi Babel tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah pusat. (arh)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More

Privacy & Cookies Policy
WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com