Warna-Warni Indonesia
Microsoft

Serangan Virus ‘Wannacry’ dan Dagangan Microsoft

WASHINGTON (!) – Serangan teroris siber terjadi pekan ini. Sebuah jenis ransomware baru muncul dan diperkirakan telah memakan banyak korban, namun apa makna dibalik Microsoft mengeluarkan pernyataan di blognya.

Ransomware baru ini disebut WannaCry, mengincar PC berbasis Windows yang memiliki kelemahan terkait fungsi SMB yang dijalankan di komputer tersebut

Namun sebelum serangan itu terjadi, ternyata Microsoft telah mengeluarkan pernyataan agar lembaga dan organisasi yang belum menerapkan pembaruan keamanan, segera memasang Microsoft Security Bulletin MS17-010 untuk menghindari virus wannacry.

Virus bernama  wannacry  menyerang Windows XP, yang pada dasarnya sudah tidak didukung Microsoft sejak 2014.

“Beberapa pelanggan kami menjalankan versi Windows yang tidak lagi mendapatkan dukungan seperti biasa. Itu berarti pelanggan tersebut tidak akan menerima pembaruan keamanan yang disebutkan di atas yang dirilis pada Maret,” kata Microsoft dalam blog nya.

Untuk mengaman bisnis dan usaha, Microsoft memutuskan merilis pembaruan keamanan untuk platform yang mendapatkan dukungan khusus saja, Windows XP, Windows 8, dan Windows Server 2003, yang tersedia secara luas.

Sistem operasi terbaru perusahaan itu, Windows 10, tidak dijadikan sasaran dalam serangan tersebut, kata Microsoft.

Namun ungkapan Microsoft ini disebut sebuah langkah tidak biasa dengan merilis kembali pembaruan keamanan untuk beberapa versi lebih lama dari platform Windows-nya guna menangkal gelombang serangan cyber ransomware global.

Hebatnya, dalam tulisan di blog, raksasa teknologi Amerika Serikat (AS) justru telah merilis pembaruan pada Maret untuk mengatasi kelemahan yang dimanfaatkan dalam serangan pada Jumat, celah keamanan yang diuraikan dalam dokumen yang bocor dari Badan Keamanan Nasional AS.

Serangan itu menyerang sasaran di puluhan negara, mulai dari rumah sakit Inggris hingga bank-bank Rusia. “Mereka yang mengaktifkan Windows Update terlindungi dari serangan yang menargetkan kelemahan ini,” kata Microsoft lagi.(arh)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More

Privacy & Cookies Policy
WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com