Pemerintah Minta WNI di Luar Negeri Hindari Paham Radikal

0

JAKARTA (!)  – Kementerian Luar Negeri dan Perwakilan RI di luar negeri melakukan berbagai langkah untuk mencegah WNI mengikuti paham radikal yang tidak sesuai dengan nilai-nilai nasional Indonesia.

Untuk itu, pemerintah RI mengimbau warga negara Indonesia (WNI) di luar negeri untuk menjauhi kelompok-kelompok radikal dan tidak ikut dalam kegiatan politik lokal di negara lain, khususnya yang memiliki paham-paham radikal.

“Ada beberapa langkah yang Kemlu lakukan di daerah yang rawan adanya upaya masuknya paham radikal. KBRI secara aktif mengingatkan warga Indonesia di luar negeri untuk tidak terlibat dalam politik atau ajakan yang tidak sesuai dengan ajaran Islam serta Pancasila kita,” ujar Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Arrmanatha Nasir di Jakarta, Jumat (26/5).

Pemerintah Indonesia meminta para WNI di luar negeri untuk fokus melaksanakan kegiatan dengan tetap menaati aturan setempat yang berlaku di negara mereka berada. “Kami mengingatkan kepada mereka agar melaksanakan kegiatan dan tujuan awal mereka ke sana. Kalau bekerja ya fokus kerja, sekolah ya fokus sekolah,” kata dia.

Dia menambahkan, Indonesia juga sudah mempunyai mekanisme untuk menangani WNI yang terlibat dengan kelompok radikal atau kelompom teroris yang kembali ke Tanah Air.

“Namun, apabila ada WNI yang terlibat dengan kelompok radikal dan kembali, itu sudah ada berbagai mekanisme yang dilakukan antara otoritas keamanan setempat di negara lain dengan otoritas kita di sini, termasuk Densus 88 dan BNPT (Badan Nasional Penanggulangan Terorisme),” ucap Arrmanatha. (antara/arh)

1 Comment
  1. … [Trackback]

    […] Info to that Topic: tandaseru.id/2017/05/26/kementerian-luar-negeri-dan-perwakilan-ri-di-luar-negeri-melakukan-berbagai-langkah-untuk-mencegah-wni-mengikuti-paham-radikal-yang-tidak-sesuai-dengan-nilai-nilai-nasional-indonesia/ […]

Leave A Reply

Your email address will not be published.