Warna-Warni Indonesia

Pesawat Sriwijaya Air Tergelincir, Bandara Rendani Tutup Sementara

MANOKWARI (!) – Pesawat Boeing 737-300, Sriwijaya Air mengalami overrun atau tergelincir di landasan pacu Bandara Rendani Manokwari, Papua, Rabu( 31/5). Penumpang dan kru dikabarkan selamat.

Pesawat berpenumpang 146 orang terdiri dari 139 dewasa, empat anak-anak dan tiga bayi serta 7 orang kru itu saat ini dalam penanganan tim kesehatan di bandara. Sembilan orang luka luka dan dilarikan ke rumah sakit. Akibat kejadian itu, Bandara Rendani ditutup sementara.

“Bandara kami tutup sementara, untuk memberikan kesempatan pada petugas dan Tim dari Komite Nasional Keselamatan Transportasi dalam proses evakuasi pesawat ke tempat yang lebih aman dan tidak mengganggu operasional penerbangan. Kami sudah menerbitkan Notam untuk hal tersebut,” ujar Sekretaris Direktorat Jenderal Perhubungan Udara M Pramintohadi Sukarno dalam keterangan resmi, Rabu (31/5).

Menurut Pramintohadi, saat ini pihak bandara dan pihak-pihak terkait sedang melakukan proses evakuasi pesawat tersebut dan Direktorat Kelaikudaraan dan Pengoperasian Pesawat Udara segera lakukan investigasi untuk mengambil langkah koreksi (corrective action). Selanjutnya Tim KNKT akan lakukan investigasi untuk menemukan penyebab kecelakaan.

“Terkait hal tersebut, kami menghimbau kepada pihak-pihak terkait untuk melakukan antisipasi dan melakukan pelayanan kepada penumpang yang terdampak delay dengan sebaik-baiknya sesuai peraturan yang berlaku,” ujarnya.

Dari data laporan sementara, pada pukul 00.10 UTC (09.10 WIT) pesawat Boeing B737-300 registrasi PK-CJC dengan nomor penerbangan SJ 570 milik Sriwijaya Air tergelincir saat mendarat di Bandara Rendani, Manokwari.

Pesawat dengan rute Sorong-Manokwari (SOQ-MKW) yang diawaki Pilot in Command (PIC) Captain Dedi Herdiansyah, Co-pilot (FO) Tonny Febrianto dan cabin crew adalah Ayu Wandira, Dwi Puspasari, Brigita dan Helbrima tersebut tergelincir pada saat mendarat  (landing) dalam kondisi hujan.

Pada saat kejadian, hembusan angin terpantau kalem, jarak pandang enam kilometer, namun landasan pacu basah karena hujan.Pesawat dilaporkan mendarat normal namun kemudian meluncur ke luar landasan pacu. (antara/arh)

 

 

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More

Privacy & Cookies Policy
WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com