Warna-Warni Indonesia
Mendag Enggartiasto Lukita

Pemerintah akan Intervensi Jika Penurunan Harga Pangan Tajam

JAKARTA (!) – Pemerintah akan mengintervensi jika salah satu bahan pangan, yakni bawang merah mengalami penurunan harga terlalu tajam hingga merugikan petani dan menugaskan Perum Bulog untuk menyerap bawang merah dengan harga acuan pemerintah, yakni Rp22.500 per kg di tingkat petani.

“Yang jadi persoalan bawang merah turunnya terlalu tajam. Kami sudah buat penugasan dan sampaikan ke Kementerian BUMN agar Bulog membeli bawang merah jika harga lebih rendah dari acuan yang telah ditetapkan,” kata Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita usai menggelar Rapat Koordinasi bersama Satgas Pangan.

Namun sejauh ini katanya beberapa komoditas pangan, seperti bawang putih, bawang merah, daging beku, dan gula pasir terkendali baik dari segi ketersediaan maupun harga di pasaran.

Selain bawang merah, Kementerian Perdagangan juga mengantisipasi komoditas pangan lainnya seperti telur ayam yang anjlok di kisaran harga petani hanya mencapai Rp16.400, padahal harga acuan yang ditetapkan pemerintah Rp18.000.

“Telur harga acuan Rp18.000, di Blitar sekarang Rp16.400 padahal kemarin Rp17.500. Kami minta kepada para pedagang besar untuk ambil itu dengan harga Rp18.000,” ungkap Enggar.

Untuk komoditas gula pasir, Enggar mengimbau masyarakat untuk membeli di pasar ritel modern yang sudah sepakat untuk menjual maksimum seharga Rp12.500 per kg.

Ia meyakini laju inflasi pada Mei 2017 dapat ditekan melalui upaya Kementerian Perdagangan, Kementerian Pertanian dan Buloh dalam menjaga kestabilan harga bahan pokok. (antara/arh)

 

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More

Privacy & Cookies Policy
WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com