Warna-Warni Indonesia

Facebook, Google Perketat Pengawasan Ujaran Kebencian

BRUSEL (!) – Sejumlah raksasa internet Amerika Serikat, termasuk Facebook dan Google, memperketat pengawasan terhadap ujaran kebencian di online, kata seorang pejabat tinggi Uni Eropa pada Kamis (1/6).

UE bergabung dengan sejumlah perusahaan lain satu tahun lalu untuk menumpas ekstremisme online, merespons kekhawatiran di Eropa soal penggunaan media sosial sebagai alat perekrutan, terutama oleh ISIS.

“Perusahaan-perusahaan itu sekarang menghapuskan ujaran kebencian ilegal dua kali lebih banyak dan lebih cepat dibandingkan dengan enam bulan lalu,” kata Vera Jourova, komisaris kehakiman UE, dalam laporan progres tahunan pertama.

“Itu menunjukkan bahwa pendekatan pengaturan diri bisa berhasil,” kata Jourova, yang menyerukan progres lebih baik – terutama dari Twitter.

Facebook adalah satu-satunya dari keempat raksasa – dua lainnya adalah Microsoft dan YouTube – yang meninjau dan bertindak paling banyak terhadap notifikasi ujaran kebencian dalam waktu 24 jam, tambahnya.

Facebok, Twitter, Microsoft dan YouTube milik Google mengumumkan sebuah kode etik pada Mei tahun lalu, berjanji akan mengapuskan ujaran kebencian online dalam waktu 24 jam setelah dilaporkan.(afp/antara/arh)

 

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More

Privacy & Cookies Policy
WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com