Warna-Warni Indonesia
Kadiv Humas Polri

Mutasi Jajaran Polri, AKBP Susmelawati Dicopot dari Kapolres Solok

JAKARTA (!) – Mabes Polri kembali melakukan mutasi terhadap jajarannya. Sebanyak 119 Pati dan Pamen dipindahtugaskan. Keputusan itu tertuang dalam surat telegram Kapolri yang telah ditandatangani asisten SDM Polri Irjen Pol Arief Sulistyanto.

Pada surat putusan itu Kapolres Solok Kota AKBP Susmelawati Rosya ikut dicopot dari jabatannya. Ini alasan yang diutarakan Kapolri menurut Kadiv Humas Polri Irjen Pol Setyo Wasisto.

“Itu pak Kapolri sudah memberikan statemen, bahwa Kapolres dan kepala kesatuan wilayah harus tegas dan berani melawan persekusi. Oleh sebab itu karena kurang ketegasan, makanya diganti,” ungkap Setyo saat dikonfirmasi, Sabtu (3/6).

Beberapa waktu lalu, seorang dokter dari kota bernama Fiera Lovita, mengalami tindak persekusi oleh ormas FPI. Lantaran, ormas tersebut mengecam postingan dokter tersebut di laman Facebook pribadinya.

Diketahui, ormas tersebut memaksa Fiera menandatangani surat pernyataan. Walaupun banyak tindak intimidasi dan kekerasan, kasus tersebut dianggap selesai begitu saja.

Nama lain yang mencuat adalah Gubernur Akademi Polisi (Akpol) Anas Yusuf. Ia juga kena mutasi jabatan, diduga karena kasus kematian Taruna Akpol Muhammad Adam beberapa waktu lalu.

Setyo menampik alasan tersebut. Menurutnya, Anas dicopot karena memang masa jabatannya sudah terlampau lama. “Ini mutasi biasa, beliau sudah lama di akpol hampir 3 tahun mungkin,” jelasnya.

Lalu ada nama Direktur Dirkrimsus Polda Metro Jaya Kombes Pol Wahyu Hadiningrat yang dipindahkan ke Bareskrim Polri sebagai wakil direktur siber. Kombes Pol Adi Deryan mengisi jabatan yang ditinggalkan. (ahda).

 

 

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More

Privacy & Cookies Policy
WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com