Ungkap Kasus Teror Novel, Tim Gabungan Polri-KPK Dibentuk

3

JAKARTA (!) – Kapolri Jenderal Tito Karnavian menyampaikan Tim Gabungan Polri-KPK telah dibentuk untuk mengungkap kasus penyerangan Novel Baswedan. Ini merupakan jawaban atas desakan publik kepasa Presiden Joko Widodo untuk membentuk Tim Pencari Fakta Independen.

Tim Gabungan Polri-KPK akan memberikan luang kepada kedua pihak dalam penyidikan kasus teror air keras ini. Penyidik KPK diberikan ruang seluas-luasnya untuk ikut serta dalam penyidikan yang dilakukan polisi.

“Tim gabungan itu pihak KPK dengan Polri, bersama-sama untuk melakukan penyidikan,” ujar Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Rikwanto di Mabes Polri, Selasa (1/8)

“Apa yang dilakukan penyidik Polri, KPK penyidiknya bisa melihat, konfirmasi, bisa rekonstruksi bila dirasa perlu. Itu hal yang berkaitan dengan penyidikan saudara novel,” imbuhnya.

Rikwanto mengatakan dalam pembentukan Tim Gabungan ini tidak ada namanya kesepakatan hitam di atas putih.

Tujuannya sendiri dibentuk adalah untuk mengkomunikasikan kepada publik supaya menepis tudingan-tudingan selama ini. Polri banyak dianggap tak dapat menyelesaikan lantaran ada intervensi semacamnya. Karena itu, KPK dilibatkan dalam penyidikan.

“Tak ada keraguan, rekayasa, dihambat, Itu maksudnya diberi akses seluasnya,” katanya.

Rencananya, Tim Gabungan ini akan menyambangi Novel dalam waktu dekat, guna melakukan pemeriksaan terhadap manuver Novel pada wawancara kepada media massa.

“Sudah tim gabungan, jadi berangkat sama-sama, kemudian secara teknis penyidikan lakukan konfirmasi sama-sama, kemudian mendalami keterangan saudara Novel di berbagai media,” tutur Rikwanto. (ahda)

 

 

 

 

 

1 Comment
  1. puravive says

    I’ve come across many blogs, but this one truly stands out in terms of quality and authenticity Keep up the amazing work!

Leave A Reply

Your email address will not be published.