Polisi Bandara Bantu Sosialisasikan Pembatasan Kapasitas Power Bank ke Pesawat

2

JAKARTA (!) – Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan membuat peraturan pembatasan kapasitas power bank yang bisa dibawa penumpang ke dalam kabin pesawat. Hal ini masih menjadi kontroversi dan menimbulkan pertanyaan masyarakat.

Menanggapi hal itu, Kepala Kepolisian Resor Kota Bandara Soekarno Hatta Kombes Pol Akhmad Yusep menyatakan kebijakan tersebut sepenuhnya adalah hak dari pihak Bandara Soetta, Cengkareng, Banten.

“Karena kami di luar ruang terminal, masuk lingkungan bandara ada ruang-rang sebenaranya yang memang kapasitas dari avsec atau security. Kami adalah mentor dari pemeliharaan kamtibmas dan memberikan asistensi agar para avsec ini dapat dibantu oleh kita ini bahan peledak, ini narkotika selain bahan-bahan lain gitu loh,” kata Yusep kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Rabu (14/03).

Namun, kata Yusep, pihaknya akan berkoordinasi dengan pihak Bandara untuk dapat menjelaskan lebih rinci apa maksud dari pembatasan kapasitas power bank dalam kabin pesawat. Pihak kepolisian juga akan membantu mensosialisasikan kepada masyarakat agar masyarakat bisa paham.

“Untuk aturan ini kami akan koordinasikan sejauh mana peraturan ini diberlakukan dan sosialisasinya nanti akan segara kami bantu untuk sosialisasi ke masyarakat dan menyampaikan maksud dan tujuan agar masyarakat paham,” ujar dia.

Seperti diketahui,Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan menuliskan untuk kapasitas Wh menjadi mAh, kapasitas 100Wh jika dikonversi dalam mAh, adalah sebesar 27.000 mAh. Jadi power bank yang bisa dibawa bebas ke dalam kabin adalah yang berkapasitas di bawah 27.000 mAh dengan voltase 3,6-3,85 volt.

Aturan pembatasan powerbank dalam penerbangan termasuk dalam aturan terkait keamanan penerbangan dan dangerous goods internasional di antaranya adalah Annex 17 doc 8973 dan Annex 18 dari Organisasi Penerbangan Sipil Internasional (ICAO) dan the 58th Edition of the IATA Dangerous Goods Regulations (DGR) dari Asosiasi Maskapai Penerbangan Sipil Internasional (IATA).

Aturan tersebut diturunkan dalam Peraturan Menteri Perhubungan no. PM 80 tahun 2017 tentang Program Keamanan Penerbangan Sipil Nasional (PKPN).

 

4 Comments
  1. look at this website

    … [Trackback]

    […] Find More on to that Topic: tandaseru.id/2018/03/14/polisi-bandara-bantu-sosialisasikan-pembatasan-kapasitas-power-bank-ke-kabin-pesawat/ […]

  2. nakeebet

    … [Trackback]

    […] Find More Info here on that Topic: tandaseru.id/2018/03/14/polisi-bandara-bantu-sosialisasikan-pembatasan-kapasitas-power-bank-ke-kabin-pesawat/ […]

  3. visit site

    … [Trackback]

    […] Read More here to that Topic: tandaseru.id/2018/03/14/polisi-bandara-bantu-sosialisasikan-pembatasan-kapasitas-power-bank-ke-kabin-pesawat/ […]

  4. … [Trackback]

    […] Read More Information here on that Topic: tandaseru.id/2018/03/14/polisi-bandara-bantu-sosialisasikan-pembatasan-kapasitas-power-bank-ke-kabin-pesawat/ […]

Leave A Reply

Your email address will not be published.