Pilkada Jatim, PDIP: Waspada Politik Uang

4

Tandaseru – Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto menginstruksikan kepada seluruh jajaran partainya untuk melipatgandakan kewaspadaan menjelang hari coblosan Pilkada Jawa Timur 2018. Kewaspadaan itu, sebagai upaya mencegah terjadinya berbagai aksi politik uang di masyarakat.

“Seluruh pengurus PDI Perjuangan, kader, simpatisan, calon-calon legislatif dan semua saksi, harus terjaga. Kewaspadaan harus ditingkatkan. Kita jaga proses demokrasi ini berjalan jujur dan adil. Tangkal politik uang dan kecurangan,” kata Hasto di Kota Surabaya, Minggu (24/6/2018) malam.

Menurut Hasto, sebagai partai yang mengusung Calon Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf (Gus Ipul) dan Calon Wakil Gubernur Puti Guntur Soekarno, partai PDI Perjuangan sangat berkepentingan untuk menjaga proses demokrasi di Pilkada Jatim berjalan baik dan benar. Terlebih dirinya mendapat banyak laporan soal potensi politik uang

“Biarkan aspirasi rakyat berjalan normal, alamiah, tanpa intervensi apa pun,” kata Hasto.

“Maka, semua kader dan pengurus PDI Perjuangan, harus meronda, menjaga lingkungan masing-masing, bersama masyarakat umum. Keliling, berjaga, secara bergantian,” sambung Hasto.

Dia minta kepada masyarakat umum agar menolak segala bentuk politik uang, serta ambil langkah laporkan bila terbukti.

“Kalau ketemu, tangkap dan laporkan pada pengawas pemilu atau polisi,” ujarnya.

Sementara itu di Kota Surabaya, sebagai upaya pencegahan terjadinya kecurangan, warga di lingkungan RW 06 dan RW 07, Kelurahan Asem Rowo, warga ramai-ramai membuat spanduk untuk menolak politik uang.

Menurut Ketua Satgas Anti-Politik Uang di Asem Rowo, Muharrom, warganya tidak ingin dimasukin oleh pesanan serangan fajar dari para calon yang bertarung di pilgub Jatim

“Kami ingin Pilkada Jawa Timur bersih dari kecurangan dan penyelewengan. Jangan ada sembako, amplop, atau apa pun bentuknya, yang masuk ke kampung kami untuk mempengaruhi pilihan warga,” kata Muharrom.

Sementara itu Ketua RW 07, Hari, mengatakan, pihaknya telah mewanti-wanti warganya untuk menjaga kondusivitas lingkungan.

“Kami tolak politik uang dan sejenisnya,” tegas Hari.

Comments are closed.