Dugaan Pengeroyokan Jakmania, Polisi Periksa Tiga Saksi

3

Tandaseru – Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan AKBP Stefanus Tamuntuan menyebutkan pihaknya tengah menyelidiki kasus dugaan pengeroyokan yang dilakukan oleh pendukung klub Persija Jakarta (Jakmania) terhadap seorang pria bernama Alex.

Saat ini, kata Stefanus, pihaknya tengah memeriksa tiga saksi yang berada di Tempat Kejadian Perkara (TKP). Stefanus mengungkapkan laporan yang telah dibuat, sedang diidentifikasi oleh jajaran Polres Metro Jakarta Selatan.

“Ya tentu kita proses. Ini laporan dibuat korban Alex langsung sekarang sedang berjalan. Kami masih identifikasi. Ada sejumlah saksi di TKP,” kata Stefanus saat dikonfirmasi wartawan, Senin (2/7/2018).

“Kita sudah identifikasi sejumlah saksi. Hari ini mungkin ada tiga orang saksi akan kita panggil untuk pemeriksaan,” sambungnya.

Stefanus menyebutkan saat ini pihaknya belum bisa memeriksa korban dugaan pengeroyokan karena yang bersangkutan masih dirawat di Rumah Sakit karena mendapatkan luka di kepala. “Korban masih dirawat jadi belum bisa diperiksa,” ucapnya.

Sebelumnya, Seorang pria bernama Alex menjadi korban pengeroyokan para pendukung klub Persija Jakarta yang biasa disebut Jakmania di Jalan Taman Kemang, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan pada Sabtu (30/6/2018).

“Alex seorang diri mengendarai mobilnya melintas dari arah Blok M ke arah selatan. Saat melintas traffic light, depan Puskesmas Kebayoran Baru, Alex merekam dengan HP konvoi suporter Jakmania yang melintas ke arah selatan,” kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan, Senin (2/7/2018).

Saat mengetahui Alex memvideokan konvoi Jakmania, rombongan Jakmania itu mengira Alex sebagai suporter Persib Bandung atau Bobotoh. Kemudian setelah berhasil diberhentikan.

Rombongan tersebut mengeroyok Alex sampai luka-luka di kepalanya. Mobil yang dikendarai korban juga dirusak oleh Jakmania yang berjumlah kurang lebih seratus orang itu.

Comments are closed.