Satu Pelaku Penganiayaan Adik Eks Pemain Timnas Ditangkap

3

Tandaseru – Jajaran Polres Metro Jakarta Selatan menangkap satu pelaku berinisial T (20) terkait kasus penganiayaan terhadap RW, adik kandung eks pemain sepak bola Timnas Indonesia Imanuel Wanggai. Pelaku merupakan kakak kelas korban di SMK PGRI 23, Jagakarsa, Jakarta Selatan.

“Kemarin (Rabu) malam sudah kita tangkap satu pelaku inisial T, kakak kelas korban dan sudah kita lakukan pengamanan karena si T ini salah satu yang melakukan pemukulan,” kata Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Indra Jafar di Polda Metro Jaya, Jumat (24/8/2018).

Dari hasil pemeriksaan sementara, ungkap Kombes Indra, pelaku T mengaku menganiaya RW dengan tangan kosong. Namun, polisi masih menelusuri apakah ada barang bukti yang digunakan pelaku saat menganiaya korban.

“Kita nggak temukan (benda tumpul), seperti (dianiaya dengan) tangan kosong. Tapi kita coba cari,” jelasnya.

Indra menuturkan pihaknya akan melakukan pengembangan untuk mencari apakah ada pelaku lain yang terlibat dalam penganiayaan RW. “Kita kembangkan ke pelaku lain. Iya (dugaan pelaku tiga orang),” kata Indra.

RW menjadi korban penganiayaan oleh beberapa kakak kelas di lingkungan sekolah pada Selasa (14/8/2018). Aksi penganiayaan itu terjadi ketika RW dipanggil seniornya untuk masuk ke sebuah ruang kelas. Di ruang itu, korban diminta untuk melakukan push-up.

Ketika korban sedang push-up, para terduga pelaku menendang dan menginjak kepala Robert. Akibat aksi penganiayaan itu, korban mendadak pusing hingga tak bisa menjalani kegiatan belajar di sekolah.

RW dilarikan ke Rumah Sakit Permata Ibu, Beji, Depok. Dari hasil pemeriksaan, korban dinyatakan mengalami luka dalam yang cukup parah pada bagian perut sehingga harus menjalani perawatan.

Comments are closed.