Begini Cara Mengecek Status IMEI Ponsel di Kemenperin

1

Tandaseru – Maraknya peredaran ponsel ilegal tengah menjadi fokus pemerintah. Melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), Kementerian Perindustrian (Kemenperin) dan Kementerian Perdagangan (Kemendag) menyiapkan aturan pemblokiran lewat IMEI.

Untuk mengatasi persoalan peredaran ponsel ilegal, pemerintah melalui Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menyiapkan regulasi yang bakal memblokir peredaran ponsel ilegal alias blackmarket di Indonesia.

Pemblokiran peredaran ponsel ilegal ini dapat dilakukan melalui validasi International Mobile Equipment Identity (IMEI).

IMEI merupakan nomor identitas unik yang dikeluarkan oleh GSM Association untuk setiap slot kartu yang dikeluarkan produsen smartphone.

Kemenperin telah memiliki database berisi nomor IMEI ponsel yang masuk secara resmi ke Indonesia. Jika nomor IMEI sebuah ponsel tak terdaftar pada database tersebut, kemungkinan besar ilegal.

Selain itu, Kemenperin juga telah mengembangkan sistem identifikasi ponsel ilegal yang diberi nama DIRBS (Device Identification, Registration, and Blocking System).

Rencananya peraturan mengenai pemblokiran ponsel illegal akan berlaku pada 17 Agustus mendatang. Untuk itu masyarakat bisa melakukan pengecekan IMEI ponselnya di database Kemenperin.

Lantas bagaimana cara mengecek apakah ponsel yang Anda gunakan saat ini ilegal atau resmi?

Cara cek status IMEI di Kemenperin

Nomor IMEI yang terdaftar di Kemenperin dilakukan ketika sebuah ponsel hendak dipasarkan di Indonesia.

Jika ponsel tersebut memiliki slot SIM Card ganda, maka aka nada dua nomer IMEI yang terpasang di perangkat tersebut. Begini cara cek status IMEI di Kemenperin:

  • Siapkan “IMEI Ponsel” atau Anda bisa menekan *#06# di ponsel. Maka akan terlampir nomor IMEI ponsel Anda.
  • Selajutnya, Anda masuk ke situs “www.kemenperin.go.id/IMEI”.
  • Lalu, “masukan kode IMEI” pada bagian yang telah disediakan, kemudian pilih “simpan”.
  • Setelahnya akan muncul informasi legalitas ponsel. Jika IMEI ponsel Anda terdaftar di database Kemenperin.

  • Apabila IMEI ponsel Anda tidak terdaftar di kemenperin, maka ada dua kemungkinan, yakni ketika Anda membeli ponsel secara resmi, bisa jadi IMEI belum masuk di database Kemenperin. Atau, ponsel Anda memang ilegal atau berstatus ponsel blackmarket (BM).

Dalam melaksanakan regulasinya, Kementerian Perindustrian (Kemenperin), Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo), dan Kementerian Perdagangan (Kemendag) menjalakan perannya masing-masing.

Kemenperin akan berperan dalam sistem validasi IMEI untuk mengecek apakah ponsel tersebut ilegal atau tidak.

Kemenkominfo memiliki peran meminta operator untuk memblokir jaringan yang digunakan oleh ponsel ilegal. Sementara Kemendag akan berperan untuk mengawasi proses perdagangan ponsel di Indonesia.

Melalui aturan tersebut, nantinya ponsel bernomor IMEI ilegal bisa diblokir otomatis dari layanan seluruh operator di Indonesia.

Kendati begitu, Direktur Jenderal Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika Kemenkominfo, Ismail memastikan bahwa ponsel ilegal yang terlanjur digunakan masyarakat tidak akan terdampak oleh aturan ini.

2 Comments
  1. … [Trackback]

    […] There you can find 44057 more Information on that Topic: tandaseru.id/2019/07/03/begini-cara-mengecek-status-imei-ponsel-di-kemenperin/ […]

  2. … [Trackback]

    […] Find More here on that Topic: tandaseru.id/2019/07/03/begini-cara-mengecek-status-imei-ponsel-di-kemenperin/ […]

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.