Polisi Tangkap Jaringan Pengedar Sabu Berkedok Dagang Ayam Potong

2

Tandaseru – Seorang pemuda, Syarif alias Ase (27) diduga jaringan pengedar sabu berkedok jualan ayam potong di Pasar Segiri, Kota Samarinda, Kalimantan Timur disergap polisi. Sementara temannya Ase berhasil kabur terjun ke sungai.

Kasat Narkoba Polres Kukar Iptu Romi mengatakan Pennyergapan para pelaku pengedar sabu di Pasar Segiri ini dilakukan Selasa (2/7) malam dan saat pengejaran para pelaku kondisi pasar masih ramai pengunjung.

“Pelaku sebanyak dua orang, salah satunya berhasil kabur terjun ke Sungai Karang Mumus, sementara satu pelaku (Ase) yang membawa barang bukti sabu sebanyak 13 paket dan uang tunai Rp20.500.000 berhasil diamankan,” ujarnya

Jaringan pengedar sabu di dalam Pasar Segiri ini telah memiliki tugas masing-masing. Diduga sejumlah tukang parkir yang ada di wilayah pasar tersebut bertugas mengamankan peredaran sabu.

“Dari keterangan pelaku (Ase), di Pasar Segiri, tugasnya sebagai penjaga sekaligus menjualkan. Dalam sehari ada 3 kali pergantian penjaga sekaligus penjual, sementara dia mendapat giliran kedua, yakni dari pukul pukul 16.00 WIB- 00.00 WIB,” jelas Romi.

Dari keterangan Ase, diketahui setiap hari bandar besar mengirimkan 1.500 paket sabu kepada 3 pengedar di Pasar Samarinda. Setiap pengedar mendapat jatah 500 poket yang disimpan ke dalam 5 amplop. Setiap paket harganya Rp150.000.

Karena tergiur upah yang besar ini, Ase pun beralih profesi dari pedagang ayam potong di Pasar Samarinda menjadi pengedar sabu. Dia menjadikan lapak ayam potong miliknya sebagai tempat bertransaksi ke pembeli sabu.

Diungkapkan Ase, setiap pembeli yang datang ke Pasar Segiri, Samarinda tidak hanya membeli satu paket sabu, bisa lebih. Jumlah pembelinya bisa mencapai ratusan orang.

1 Comment
  1. … [Trackback]

    […] Info on that Topic: tandaseru.id/2019/07/04/polisi-tangkap-jaringan-pengedar-sabu-berkedok-dagang-ayam-potong/ […]

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.