Imbauan PP Muhammadiyah Terkait Unjuk Rasa di DPR

1

Tandaseru – Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Haedar Nashir meminta aparat keamanan tidak melakukan tindakan represif saat mengamankan aksi mahasiswa, baik di Jakarta maupun di sejumlah daerah.

“Hormati tempat ibadah dan ruang publik agar tetap terjaga dengan baik. Para pejabat negara dan elite bangsa hendaknya mengedepankan sikap yang positif dan seksama serta tidak melontarkan opini-opini atau pendapat yang dapat memanaskan suasana,” tulis Haedar dalam keterangannya, Rabu (25/9).

Menurut Haedar, tindakan represif patut dihindari karena berpotensi menciptakan suasana yang tak kondusif. Dia meminta hukum dan ketertiban ditegakkan dengan benar, adil, objektif, dan moral yang tinggi.

Haedar sendiri beranggapan aksi mahasiswa di sejumlah ini patut dihargai. Karena ini murni memperjuangkan aspirasi rakyat sebagai wujud panggilan nurani kecendekiaan selaku insan kampus.

“Karenanya aksi tersebut harus betul-betul dijaga agar tetap pada tujuan semula dan berjalan dengan damai, tertib, taat aturan, dan tidak menjadi anarkis,” jelas Haedar.

Haedar sendiri menilai Pemerintah dan DPR RI sudah menunjukkan langkah yang tepat dengan menunda pembahasan RUU kontroversial tersebut. Ia mengaggap itu sebagai wujud kepekaan terhadap aspirasi rakyat.

“Khusus kepada DPR-RI hendaknya penundaan sejumlah RUU tersebut bukanlah sekadar prosesnya, tetapi harus menyangkut perubahan substansi atau isi agar benar-benar sejalan dengan aspirasi terbesar masyarakat serta mempertimbangkan kepentingan utama bangsa dan negara Indonesia selaras dengan jiwa, pikiran, dan cita-cita luhur yang terkandung dalam Pembukaan dan batang tubuh UUD 1945,” paparnya.

“Pengalaman revisi UU KPK menjadi pelajaran berharga agar DPR benar-benar menyerap aspirasi masyarakat dan tidak menunjukkan keangkuhan kuasa yang pada akhirnya menimbulkan ketidakpuasan dan ketidakpercayaan publik,” sambung Haedar.

Ditekankannya kemudian, agar semua pihak tetap mengutamakan kepentingan dan keutuhan bangsa di atas kepentingan diri, kelompok, dan institusi lainnya. Apalagi, sampai mempolitisasi serta memperkeruh aksi murni mahasiswa ataupun situasi negara yang tengah memanas ini.

2 Comments
  1. my sources

    … [Trackback]

    […] Read More here to that Topic: tandaseru.id/2019/09/26/imbauan-pp-muhammadiyah-terkait-unjuk-rasa-di-dpr/ […]

  2. … [Trackback]

    […] Find More here on that Topic: tandaseru.id/2019/09/26/imbauan-pp-muhammadiyah-terkait-unjuk-rasa-di-dpr/ […]

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.