Warna-Warni Indonesia

Jadi Pendana hingga Rp 700 Juta Kelompok Perusuh, Seorang Wanita Ditangkap

Tandaseru – Polisi menangkap seorang wanita bernama Suci Rahayu alias Ayu. Penangkapan ini dilakukan lantaran tersangka ikut terlibat dalam kelompok perusuh yang akan menggagalkan pelantikan presiden dan wakil presiden pada Minggu (20/10) lalu.

“Iya betul, Suci Rahayu alias Ayu,” kata Direktur Reskrimum Polda Metro Jaya Kombes Suyudi Ario Seto saat dikonfirmasi Rabu (23/10).

Ayu ditangkap di rumahnya di Mekarsari, Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, pada Senin (21/10). Ayu saat ini masih diperiksa di Polda Metro Jaya.

Suyudi menyebut pelaku terdaftar sebagai member di grup WhatsApp ‘Fisabilillah’ yang dibuat oleh tersangka Samsul Huda. Ayu juga disebut-sebut sempat memberikan sejumlah dana kepada Samsul untuk membuat ‘peluru bola karet’.

“Yang bersangkutan memberikan dana kepada tersangka Samsul Huda Rp 700 juta untuk membeli perlengkapan katapel, peluru katapel, dan bom hidrogen untuk menyerang polisi,” jelasnya.

Sebelumnya, polisi menangkap Samsul dan lima tersangka lainnya dalam kasus ini. Dengan ditangkapnya Ayu, total sudah tujuh tersangka yang diamankan oleh polisi.

Samsul Huda sebagai otak membuat gerakan di grup WA ‘Fisabilillah’. Di grup itu, Samsul merencanakan upaya menggagalkan pelantikan presiden dengan melemparkan peluru bola karet di DPR pada 20 Oktober.

Puluhan bola karet berikut katapel disita polisi dari Samsul cs. Saat ini polisi masih mengembangkan kasus tersebut.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More

Privacy & Cookies Policy
WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com