Predator Seksual Anak Dibawah Umur Bunuh Diri di Sel, Polda Metro Periksa Anggota yang Berjaga

5

JAKARTA (tandaseru) – Polda Metro Jaya telah memeriksa sejumlah anggotanya yang berjaga saat Predator seksual terhadap anak dibawah umur, Francois Abello Camille alias FAC (65) melakukan percobaan bunuh diri di dalam sel.

“Tindakan yang sudah dilakukan, pertama melakukan pemeriksaan petugas jaga tahanan pada saat itu,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (13/7).

Yusri tidak membeberkan total jumlah petugas Dit Tahti yang diperiksa terkait kasus tersebut. Selain memeriksa petugas, pihaknya juga sudah melakukan rekonstruksi terkait kasus itu.

“Kemudian, melakukan rekonstruksi di tempat kejadian untuk mengetahui jalannya peristiwa tersebut,” papar Yusri.

Dari hasil rekonstruksi itu, Yusri menyebut kabel yang digunakan Franss untuk bunuh diri lokasinya sangat tinggi dan tidak dapat dijangkau. Namun karena tersangka berperawakan tinggi dan menaiki kamar mandi, tersangka bisa menggapai kabel itu dan melakukan percobaan bunuh diri.

“Setelah dilakukan rekonstruksi, diketahui memang betul bahwa memang kabel itu sangat tinggi. Tidak mungkin bisa digapai, kabel itu adanya di ujung (atas) dalam sel tahanan khusunya,” kata Yusri.

“Kemudian dia naik ke atas dengan ketinggiannya, dia meloncat, menarik kabel tersebut. Kemudian itu yang dililitkan,” sambungnya.

Sebelumnya, FAC mencoba mengakhiri hidupnya dengan cara melilitkan seutas kabel yang berada di plafon Rutan Polda Metro Jaya ke lehernya. Aksi tersebut diketahui oleh petugas yang berjaga dan langsung dilarikan ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur pada Kamis (9/7) malam.

Setelah dilakukan perawatan selama tiga hari, akhirnya tersangka meninggal dunia pada Minggu (12/7).

Seperti diketahui, kasus pencabulan FAC terhadap 305 anak di bawah umur berhasil terungkap atas adanya informasi masyarakat yang kerap melihat adanya seorang WNA menawarkan pemotretan terhadap anak-anak di Hotel Prinsen Park, Mangga Besar, Tamansari, Jakarta Barat.

Dari laporan tersebut, polisi pun melakukan penyelidikan dan menangkap basah FAC tengah berada di dalam kamar hotel bersama dua anak perempuan di bawah umur dengan kondisi telanjang.

Berdasar penyelidikan diketahui jika FAC pertama kali berkunjung ke Indonesia pada tahun 2015. Terakhir, FAC tercatat berada di Indonesia sejak Desember 2019 hingga tertangkap awal Juli ini.

Selama berada di Indonesia FAC kerap berpindah-pindah hotel. Setidaknya, ada tiga hotel di wilayah Jakarta Barat yang diduga menjadi tempat FAC mencabuli ratusan anak-anak di bawah umur dengan modus fotomodel.

Sejak Desember hingga Februari FAC tercatat menginap di Hotel Olympic, Mangga Besar, Tamansari, Jakarta Barat. Kemudian, Februari hingga April menginap di Hotel Luminor, Mangga Besar, Tamansari, Jakarta Barat. Selanjutnya, April hingga Juni menginap di Hotel Prinsen Park, Mangga Besar, Tamansari, Jakarta Barat.

Selama menginap di tiga lokasi tersebut, FAC selalu mendisain kamar hotel selayaknya studio foto. Bahkan, FAC terlebih dahulu mendadani atau merias wajah korban sebelum difoto hingga disetubuhi.

“Mereka diiming-imingi akan menjadi fotomodel di kamar. Anak tersebut difoto telanjang, kemudian disetubuhi oleh tersangka,” ujar Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Nana Sudjana

3 Comments
  1. upx1688

    … [Trackback]

    […] Find More Information here to that Topic: tandaseru.id/2020/07/13/predator-seksual-anak-dibawah-umur-bunuh-diri-di-sel-polda-metro-periksa-anggota-yang-berjaga/ […]

  2. … [Trackback]

    […] Read More here on that Topic: tandaseru.id/2020/07/13/predator-seksual-anak-dibawah-umur-bunuh-diri-di-sel-polda-metro-periksa-anggota-yang-berjaga/ […]

  3. … [Trackback]

    […] Here you will find 60935 additional Info on that Topic: tandaseru.id/2020/07/13/predator-seksual-anak-dibawah-umur-bunuh-diri-di-sel-polda-metro-periksa-anggota-yang-berjaga/ […]

Leave A Reply

Your email address will not be published.