Begini Kronologi Tewasnya Anak yang Dibenamkan Orangtuanya di Bak Mandi

6

TEMANGGUNG (tandaseru.id) – Kasat Reskrim Polres Temanggung, AKP Pol Setyo Hermawan menyampaikan kronologi terkait anak bawah umur yang tewas dibenamkan dalam bak mandi oleh kedua orangtuanya di Temanggung.

Kejadian tersebut, berawal sekitar Januari 2021 sekira pukul 02.00 WIB pada Minggu 23. 40 Wib. Peristiwa tersebut terjadi di Dusun Paponan  Rt 02 Rw 03, Desa Bejen, Kecamatan Bejen, Kabupaten Temanggung, dengan korban A (7)dan masih duduk di bangku kelas 1, Sekolah Dasar ini, sungguh sangat tidak manusiawi.

Pasalnya, pelaku membenamkan kepala korban ke dalam air bak mandi, sehingga korban kehabisan nafas dan kemudian meninggal dunia di rumahnya.

Peristiwa kekerasan dilakukan empat orang pelaku yaitu M dan S, kedua pelaku orangtua korban. Sedangkan pelaku lainnya berinisial H dan B merupakan asisten dukun dan dukun, kedua pelaku ini satu Desa hanya berbeda Dusun saja, dan sudah dilakukan pemeriksaan terhadap keempat pelaku tersebut.

“Saat itu, keluarga ibu korban menanyakan keberadaan korban A kepada pelaku (orangtua korban), karena korban A sudah sekitar 4 bulan tidak kelihatan. Lalu orang tua korban bilang kalau A berada di rumah kakeknya di Dusun Silengkung, Desa Congkrang,” ujarnya.

“Tak sampai di situ, keluarga ibu korban ini, mendatangi kerumah kakeknya yang juga sebagai saksi, dan menanyakan keberadaan korban. Namun dijawab oleh kakek korban, korban tidak berada di sini,” jelas Kasat Reskrim.

Karena kakek korban merasa adanya ketidakjelasan keberadaan korban tersebut, dirasa ada kejanggalan, kemudian kakek korban pergi ke  rumah korban dan mendesak kepada pelaku M (ayah korban), untuk menunjukan keberadaan korban.

“Setibanya di rumah pelaku, kakek korban meminta pelaku menunjukkan kamar korban. pelaku M langsung menuju kamar tempat korban A diletakan, lalu pintu kamar dibuka oleh kakeknya. Ternyata korban sudah dalam keadaan meninggal, diperkirakan korban meninggal sudah 4 bulan yang lalu,” terang Kasat Reskrim ini.

Menurut Setyo, kakek korban langsung melaporkan kejadian tersebut kepada Kades Congkrang, kemudian Kades Congkrang langsung memberitahukan kejadian tersebut kepada Kades Bejen, terkait kejadian tersebut di Dusun Paponan, ada kejadian anak meninggal tidak wajar.

“Mendengar hal tersebut, Kades Bejen bersama Kadus Paponan dan ketua Rw kerumah pelaku M, untuk memastikan adanya laporan tersebut. Ternyata hal itu benar adanya, ada seorang mayat anak di atas tempat tidur di dalam kamar dengan posisi terlentang, kemudian dengan cepat kades bejen melaporkan kejadian tersebut ke Unit Reskrim Polres Temanggung dan dilakukan cek TKP, kemudian membawa kedua orangtua korban ke polres untuk dimintai keterangan,” terangnya.

Dari hasil keterangan yang diperoleh orangtua korban, lanjut Setyo, kejadian tersebut dia disuruh kedua orang pelaku lainnya bernama H dan B, lalu anggota unit Reskrim Polres Temanggung dengan dibantu kades dan masyarakat, mencari keberadaan kedua pelaku di rumah mereka masing masing.

Hasilnya, kedua pelaku lainnya tersebut berhasil diamankan dan dibawa Polres Temanggung untuk dimintai keterangan.

“Dari hasil keterangan dari pelaku H, bahwa anak tersebut nakal dan keturunan dari gendoruwo, supaya bisa sembuh maka anak tersebut harus dibersihkan, kemudian Haryono memperintahkan kepada Budiono dan kedua orangtua korban untuk menenggelamkan kepala korban ke bak mandi beberapa kali sampai korban tidak sadar, setelah korban tidak sadar lalu dibawa ke kamar untuk ditidurkan selanjutnya korban meninggal dunia,” bebernya.

Dari keyakinan Haryono ini, Setyo menambahkan, kedua orangtua korban percaya bahwa anaknya akan hidup kembali dan tidak nakal, maka selama kurang lebih empat bulan korban dirawat seperti orang biasa, sejak Januari hingga Maret seminggu dua kali Budiono membersihkan tubuh korban.

“Dengan adanya kejadian tersebut, unit PPA Reskrim Polres Temanggung bersama Inafis Polres Temanggung, langsung melakukan olah TKP, kemudian membawa jenazah korban ke RSU Temanggung untuk dilakukan otopsi,” ucapnya.

 

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.