Polisi Duga Ada Aksi Pungli dalam Kasus Keributan Satpam-Warga Komplek di Kembangan

5

JAKARTA (tandaseru.id) – Polisi menduga ada aksi pungutan liar (pungli) insiden keributan antara warga dan satpam Komplek Perumahan Permata Buana, Kembangan, Jakarta Barat yang videonya viral di media sosial.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat Kompol Joko Dwi Harsono menyebut aksi pungli itu diduga dilakukan oleh satpam komplek. Selain itu, ada dugaan perampasan kendaraan saat insiden itu terjadi.

“Itu diduga ada pungli termasuk apa namanya perampasan kendaraan, karena kalau yang viral itu kan mobilnya di ambil di rampas, itu yang jadi fokus kita,” kata Joko kepada wartawan, Kamis (23/9).

Di sisi lain, Joko menyebut pihaknya masih mendalami kasus yang kini sudah dinaikan dari penyelidikan menjadi penyidikan.

Proses ini dilakukan karena polisi menemukan unsur pidana dalam kasus ini. Kini, polisi masih fokus mencari terduga tersangka yang membuat keributan itu bisa sampai terjadi.

“Nanti dari pemeriksaan saksi-saksi itu kita nilai apakah bisa kita ambil tersangkanya kita bisa tentukan tersangkanya, paling tidak lama lagi,” jelasnya.

Diketahui, sebuah keributan viral di media sosial terjadi di Komplek Perumahan Permata Buana, Kembangan, Jakarta Barat diduga antara penghuni dengan petugas keamanan komplek (satpam) komplek.

Dalam rekaman yang diunggah akun instagram @merekamjakarta tersebut diketahui terjadi pada Senin (20/9) pagi. Terlihat satpam komplek yang diduga ada 10 orang lebih berkerumun di lokasi.

Belakangan diketahui, insiden itu terjadi saat warga komplek tengah membawa tanaman ke rumahnya, namun ditahan oleh satpam komplek.

Sejauh ini, pihak kepolisian sudah memanggil dan memeriksa 16 satpam untuk membuat terang kasus tersebut.

Leave A Reply

Your email address will not be published.