Satpam Apartemen Jaktim Diperiksa, Polisi: Mengetahui Sejak Lama Praktik Prostitusi

1

JAKARTA (tandaseru.id) – Polisi sudah memeriksa satpam apartemen Pulogebang, Jakarta Timur yang dijadikan tempat prostitusi online anak di bawah umur.

Satpam itu diperiksa karena mengaku sudah mengetahui sejak lama adanya praktik prostitusi di Apartemen Sentra Timur.

“Sudah berkali-kali denger mereka dan sudah berkali-kali diusir. Itu tapi dari keterangan sekuriti ya,” kata Kanit 4 Subdit Renakta Ditreskrimum Polda Metro Jaya Kompol Dedi saat dihubungi.

Menurut Dedi, pihaknya akan mengembangkan keterangan dari sekuriti tersebut. Untuk itu pengelola apartemen telah dilayangkan surat pemanggilan pemeriksaan.

“Kalau kemarin sekuriti sudah kita mintai keterangan. Sementara yang sekarang ini pihak pengelolanya dulu satu orang dulu. Kan dari situ ketahuan siapa yang bertanggung jawab terhadap lingkungan tersebut apakah ada keterkaitan dengan mereka atau tidak,” terang Dedi.

Namun hingga panggilan pemeriksaan kedua hari ini, pihak pengelola tidak kunjung memenuhi panggillan polisi. Dedi menyebut pihaknya memiliki wewenang untuk melakukan jemput paksa jika hari ini pengelola tidak memenuhi panggilan polisi.

“(Pengelola) belum memenuhi panggillan. Kalau nggak datang ya perintah membawa,” terang Dedi.

Untuk diketahui, Polda Metro Jaya membongkar praktik prostitusi anak di bawah umur di sebuah apartemen di Jakarta Timur. Tiga orang anak perempuan usia 16-17 yang jadi korban diamankan polisi di apartemen tersebut.

Kasus ini terungkap setelah polisi menyelidiki laporan dari ibu salah satu korban. Dalam laporannya ke polisi, sang ibu mengatakan anaknya tidak pulang ke rumahnya berhari-hari.

Ketiga remaja tersebut diketahui berusia 16 dan 17 tahun. Di lokasi tersebut, polisi juga menangkap dua ABG laki-laki berusia 17 tahun yang merupakan muncikari.q0

Leave A Reply

Your email address will not be published.