Warna-Warni Indonesia
(tandaseru.id/Dimas)

Aniaya Pria Atas Tuduhan Mencuri hingga Tewas, 4 Sekuriti RS Abdul Rajack Jadi Tersangka

JAKARTA (tandaseru.id) – Polisi akhirnya menetapkan empat orang sekuriti rumah sakit Abdul Rajack, Salemba, Jakarta Pusat atas kasus penganiayaan seorang pria berinisial IK (40) hingga tewas.

“Sudah ada empat orang yang kami tetapkan sebagai tersangka. Iya (salah satunya Danru Sekuriti),” kata Kasat Reskrim Polres Jakpus Kompol Wisnu Wardana dalam keterangannya, Selasa (2/11).

Wisnu menerangkan, keempatnya tersangka terbukti menganiaya IK hingga meregang nyawa. Kini, semuanya telah dilakukan penahanan oleh pihak kepolisian.

“Iya (korban dianiaya) dengan tangan,” ujar dia.

Dalam kesempatan itu, Wisnu tak bersedia berkomentar lebih jauh soal dugaan pihak RS sempat berbohong soal fakta kematian korban.

Pernyataan itu sempat dilontarkan oleh kerabat korban, Achmad Syarifudin. Disebut, korban mengalami kecelakaan lalu lintas, bukan karena penganiayaan.

“Laporan di kami karena aniaya,” ujar dia.

Atas perbuatannya, kini keempat tersangka dipersangkakan dengan Pasal 170 KUHP dan atau Pasal 351 ayat 3 KUHP. “Sudah kita tahan,” ujar dia.

Sebelumnya, seorang pria berinisial IK (40) tewas usai diduga dianiaya oknum sekuriti di Rumah Sakit Abdul Radjak, Salemba, Jakarta Pusat. Insiden ini terjadi pada Sabtu (23/10) lalu.

Korban mengalami luka cukup parah di bagian kepala. Luka itu yang menyebabkan IK meninggal dunia.

Sejauh ini, aparat kepolisia telah memeriksa delapan saksi terkait penganiayaan itu. Adapun latar belakang mereka adalah karyawan dan sekuriti setempat. Pemeriksaan berlangsung di Polres Metro Jakpus hari Rabu lalu.

Wisnu menerangkan, berdasarkan kesaksian sejumlah orang yang telah dimintai keterangan. Ia mengungkapkan korban, dituduh sebagai pencuri.

“Si korban dicurigai sebagai pencuri, tukang ambil barang di rumah sakit,” ujar dia.

Wisnu mengatakan, korban ketika itu berada di rumah sakit. Oleh sejumlah sekuriti, korban di bawa ke pos. Kemudian, terjadilah penganiayaan.

“Karena dicurigai dibawalah ke posnya mereka sekuriti kemudian diduga dilakukan penganiayaan di sana,” ujar dia.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More

Privacy & Cookies Policy
WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com