Warna-Warni Indonesia
istimewa

Hati-hati! Mendadak Tak Bisa Berpikir saat Kerjakan Tugas: Pertanda Terkena Mental Block

JAKARTA (tandaseru.id)-Pernahkah anda mengalami kondisi tiba-tiba tidak dapat berpikir saat diminta menyelesaikan suatu pekerjaan? Jika ia, kemungkinan anda mengalami mental block.

Apa aitu mental block, menurut Tony Robbins mental block merupakan hambatan psikologis yang ditandai dengan ketidak mampuan seseorang dalam berkonsentrasi atau berpikir dengan baik.

Ini sangat membebani mental seseorang yang berdampak pada psikis dan fisik seseorang. Yang menyebabkan mood menjadi berantakan, mudah tersinggung, sering tegang, komunikasi terhambat, dan tentu tidak fokus dalam melakukan suatu pekerjaan,  sehingga produktivitasnya menurun.

Mental block sering dialami individu saat bekerja dengan fokus yang beragam, lalu juga saat menulis, merencanakan sesuatu, di tengah perjalanan proyek, dan bahkan saat berolahraga.

Mengutip dari Harvard Health Letter, mental block biasanya disebabkan oleh:

  • Jam tidur kurang cukup
  • Kurang Vitami B12
  • Efek samping dari obat yang sedang dikonsumsi
  • Lingkungan yang tidak kondusif
  • Terlalu banyak menunda pekeraan
  • Kelelahan mental akibat terlalu banyak mengambil keputuasn dalam waktu dekat

Mental block tidak diakibatkan oleh faktor usia dan biasanya menyerang mayoritas individu yang sedang giat-giatnya.

Seseorang dengan produktivitas tinggi, mayoritas malah mengalami penurunan kondisi kesehatan akibat kurangnya jam istirahat juga stres pekerjaan. Belum lagi dengan tumpukan pesan dan email yang menunggu balasan.

Bentuk dari serangan mental block sangatlah beragam, bisa jadi salah satu bahkan sejumlah tipe di bawah pernah anda alami tanpa disadari.

Berikut adalah tujuh bentuk mental block yang paling umum berdasarkan situs Asian Efficiency:

Keraguan diri (self doubt) yang dapat membuatmu merasa tidak berdaya. Tidak peduli seberapa keras kamu mengembangkan keterampilanmu, kamu merasa bahwa apa yang telah dilakukan memiliki nilai yang kecil.

Keraguan (indecision) yang dapat menyebabkanmu menempatkan terlalu banyak nilai pada setiap keputusan. Kamu merasa bahwa membuat keputusan terbaik tentang satu item menentukan keberhasilan atau kegagalanmu.

Pola pikir tetap (fixed mindset), yaitu kamu lakukan di masa lalu membatasi apa yang dapat kamu lakukan di masa depan.

Perbandingan (comparison), yaitu ketika kamu merasa tidak ada begitu banyak peluang, dan dengan demikian, hanya begitu banyak kesuksesan yang tersedia di dunia.

Ketidakpastian (uncertainty), yakni ketika kamu akan membuat keputusan, tetapi kemudian kamu menemukan dirimu sendiri tidak dapat menemukan cara untuk melaksanakannya.

Ketiadaan batas (no limits), yaitu kombinasi dari banyak minat, banyak upaya, dan kemampuan untuk secara antusias melebih-lebihkan sumber daya dan kemampuanmu sendiri, terlepas dari semua bukti yang bertentangan.

Tips Menghadapinya

  • Menata ulang cara berpikir

Sebagai langkah pertama mengatasi mental block Anda perlu untuk memprogram ulang pikiran Anda. Dengan usaha ini Anda dapat memiliki fokus yang diperlukan untuk melanjutkan pekerjaan yang tertunda akibat serangan mental block.

  • Menulis bebas (freewrite)

Saat kamu merasa mandek, mulailah menulis tentang apa pun yang ada di pikiranmu. Teknik ini disebut freewriting. Teknik freewriting ini adalah salah satu cara yang tepat untuk mengatasi mental block.

Biasanya, teknik ini digunakan oleh penulis prosa untuk bertukar pikiran tentang poin plot baru dan menghidupkan kembali proses berpikir. Teknik ini dikenal juga sebagai salah satu cara mengatasi writer’s block.

Luangkan 10 hingga 15 menit dan tulis semua yang kamu pikirkan, baik yang terkait maupun yang tidak terkait dengan pekerjaanmu. Ini mungkin dimulai sebagai halaman kosong, tetapi ide akan segera mulai mengalir.

Kelompokkan pemikiran dan frasa serupa dan manfaatkan itu untuk bergerak maju.

  • Tuntaskan tugas yang terkecil

Menunda tugas sudah seperti kebiasaan orang-orang, padahal mereka paham bahwa nantinya akan ada tumpukan tugas yang harus diselesaikan.

  • Beristirahatlah ketika diperlukan

Terus-terusan memforsir diri ketika Anda paham bahwa itu tidak akan berdampak apapun, maka istirahatlah sejenak. Jernihkan pikiran dengan melakukan kegiatan yang sama sekali tidak berkaitan dengan pekerjaan tersebut, agar otak tidak terjebak pada lingkaran yang sama.

 

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More

Privacy & Cookies Policy
WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com