Warna-Warni Indonesia

Kasus Dilimpahkan, Polda Metro Usut Ujaran Kebencian ‘Santri Calon Teroris’ Denny Siregar

JAKARTA (tandaseru.id) – Polda Jawa Barat melimpahkan kasus ujaran kebencian ‘santri calon teroris’, Denny Siregar ke Polda Metro Jaya. Kini, kasus tersebut dilakukan penyelidikan di Polda Metro.

Terkait itu, Polda Metro Jaya sendiri telah menerima limpahan kasus tersebut lantaran dugaan tindak pidana yang dilakukan Denny berada di wilayah hukum Polda Metro Jaya.

“Untuk kasus Denny Siregar siregar benar telah dilimpahkan Polda Jabar ke Polda Metro Jaya. Kemudiam saat ini masih dilakukan pendalaman,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Endra Zulpan di Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (14/1).

Zulpan memastikan Polda Metro Jaya akan menindaklanjuti kasus tersebut. Dia mengklaim penyidik akan bekerja secara profesional.

“Kami akan menanganinya secara profesional sekarang masih dilakukan pendalaman oleh penyidik,” katanya.

Denny Siregar sebelumnya dilaporkan atas kasus ujaran kebencian oleh pimpinan Pesantren Tahfidz Quran Daarul Ilmi Tasikmalaya, Ustaz Ahmad Ruslan Abdul Ghani.

Denny dilaporkan ke Polres Tasikmalaya pada 2 Juli 2020. Laporan tersebut terkait dengan unggahan Denny di akun facebooknya.

Pada unggahannya Denny menunjukk anak-anak yang ternyata santri ppesantren Tahfidz Quran Daarul Ilmi Tasikmalaya sebagai ‘adik-adik calon teroris’.
Pada kasus tersebut Denny masih berstatus sebagai terlapor sejak 2020.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More

Privacy & Cookies Policy
WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com