Polisi Tetapkan 5 Tersangka Pengeroyok Pria Lansia hingga Tewas karena Dituduh Maling

2

JAKARTA (tandaseru.id) – Polisi kembali menetapkan sejumlah orang sebagai tersangka dalam kasus pengeroyokan terhadap pria lanjut usia (lansia) berinisial HW (89) hingga tewas di kawasan Jakarta Timur.

Total, polisi sudah menetapkan lima orang sebagai tersangka dalam kasus pengeroyokan yang terjadi pada Minggu (23/1) dini hari.

“Hingga saat ini, Polres Metro Jakarta Timur telah menetapkan lima orang sebagai tersangka,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes E Zulpan kepada wartawan dalam konferensi pers, Selasa (25/1).

Ia menyebutkan para tersangka memiliki peran yang berbeda. Namun demikian, kebanyakan dari antara mereka melakukan kontak fisik dan pemukulan terhadap korban selama pengeroyokan.

Zulpan merinci, tersangka pertama berinisial TJ (21) melakukan penendangan terhadap mobil korban. Setelah itu, tersangka juga menendang pinggang korban yang sudah lanjut usia itu dengan menggunakan kaki.

Kemudian, tersangka berinisial JI (23) turut berperan menendang bagian atas tubuh korban selama pengeroyokan.

“Ketiga RYN laki laki umur 23 perannya menendang mobil dengan kaki kanan, kemudian menarik paksa tangan kanan korban menggunakan kedua tangannya, pada saat korban ada di dalam mobil hingga korban keluar dr dalam mobil, kemudian juga melakukan pemukulan dgn tgn kosong kearah kepala korban,” jelasnya.

Tersangka selanjutnya berinisial MA (18). Dia berperan menginjak-nginjak kaca depan mobil korban hingga pecah.

“Kemudian tsk kelima MJ ini laki-laki usia (18) perannya menendang kepada korhan dan mobil dan ini disaksikan oleh saksi, ada saksi yang menyaksikan yaitu sdr MR,” jelasnya.

Zulpan menuturkan para tersangka mengakui bahwa motif mereka melakukan pengeroyokan lantaran terprovokasi dengan sebutan ‘maling’ yang disematkan kepada korban. Namun demikian, kata dia, polisi masih mendalami, apabila terdapat motif-motif lain yang dilakukan oleh para tersangka.

Selain itu, menurut Zulpan, polisi masih memungkinkan untuk menetapkan tersangka lain dalam perkara ini. Pasalnya, kata dia, polisi telah mengidentifikasi dan mendata orang-orang yang mengejar tersangka kemudian melakukan pengeroyokan.

“Berdasarkan rekaman CCTV, pada saat pengeroyokan ini dimungkinkan dilakukan lebih dari lima orang,” katanya.

Adapun para tersangka dijerat dengan Pasal 170 Ayat 1 dan Ayat 2 Jo Pasal 55 KUHP, dengan ancaman pidana paling lama 12 tahun penjara.

Leave A Reply

Your email address will not be published.