Dugaan Mafia Karantina PPLN, Kapolri Bentuk Tim Khusus untuk Lakukan Penindakan

3

JAKARTA (tandaseru.id) – Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo membentuk tim khusus untuk menindak tegas mafia karantina untuk Pelaku Perjalanan Luar Negeri (PPLN).

“Prinsipnya tim yang sudah dibentuk bapak Kapolri akan menindak tegas siapapun yang terlibat terkait menyangkut masalah pelanggaran kekarantinaan,” kata Kadiv Humas Polri Irjen Pol Dedi Prasetyo kepada wartawan, Rabu (2/2).

Dedi menyebut pihaknya tidak bisa berjalan sendiri untuk mengusut terkait adanya dugaan mafia karantina tersebut. Nantinya, sejumlah stakeholder akan dilibatkan untuk pengusutan.

“Karena ini menyangkut masalah kepercayaan dunia Internasional di Indonesia bahwa untuk sistem kekarantinaan di Indonesia harus berjalan dengab baik, mulai dari kedatangan sampai dengan proses nanti pemantauan oleh monitoring aplikasi presisi yang sudah direspons oleh bapak Kapolri sampai menuju ke hotel yang ditunjuk untuk melaksanakan karantina,” terangnya.

Selain itu, Polri juga terus berupaya memitigasi terkait tindakan mafia karantina tersebut. Sejauh ini, sudah ada beberapa kasus yang ditindak terkait dengan kasus tersebut.

“Ini merupakan komitmen bapak Kapolri melakukan tindakan secara tegas sesuai prosedur hukum kepada siapaun yang melakukan pelanggaran,” ucapnya.

Diketahui sebelumnya, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Uno mengungkap adanya dugaan mafia karantina. Hal itu setelah dirinya mendapat laporan dari seoranh warga negara (WN) Ukraina yang akan berlibur ke Bali.

Melalui akun instagram pribadinya, Sandiaga mengungkap adanya kendala saat tes PCR Covid-19 terhadap WN Ukraina dan anaknya tersebut. Dia dan putrinya dinyatakan positif Covid-19 saat hari terakhir karantina di sebuah hotel di Jakarta.

“Minggu lalu saya mendapat laporan dari salah satu wisatawan dari Ukraina bahwa ia bersama anak perempuannya yang berencana berlibur ke Bali mendapat masalah. Di hari terakhir karantina, di salah satu hotel di Jakarta. Mereka mendapat kabar bahwa tes PCR yang mereka ambil sebelum meninggalkan hotel menunjukan hasil ‘positif’,” tulis Sandiaga dalam instagramnya.

Merasa ada yang janggal dengan hasil tersebut, wisatawan asal Ukraina itu meminta supaya dilakukan tes PCR ulang. Setelah itu, hasilnya negatif dan mereka bisa berlibur ke Bali.

“Mereka memohon pertolongan agar bisa melakukan tes PCR ulang karena mereka percaya bahwa hasilnya salah. Selain itu, tentunya akan memakan biaya lebih besar lagi,” lanjut Sandiaga.

1 Comment
  1. … [Trackback]

    […] Find More Information here to that Topic: tandaseru.id/2022/02/02/dugaan-mafia-karantina-ppln-kapolri-bentuk-tim-khusus-untuk-lakukan-penindakan/ […]

Leave A Reply

Your email address will not be published.