Polisi Tetapkan Adam Deni Sebagai Tersangka dalam Kasus Ilegal Akses

4

JAKARTA (tandaseru.id) – Polisi menetapkan pegiat media sosial (medsos), Adam Deni sebagai tersangka setelah ditangkap dalam kasus dugaan ilegal akses.

“(Status) sudah tersangka, sejak tadi malam diamankan dan ditangkap statusnya tersangka,” kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu (2/2).

Adam Deni dijerat Pasal 48 ayat 1, 2, 3 Jo Pasal 32 ayat 1, 2, dan 3 Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE). Dengan ancaman di atas lima tahun penjara.

Diketahui, Penyidik Direktorat Tindak Pidana (Dittipid) Siber Bareskrim Polri menangkap pegiat media sosial, Adam Deni. Adam Deni ditangkap pihak kepolisian pada Selasa (1/2) sekitar pukul 19.00 WIB.

Dia ditangkap atas laporan polisi seseorang berinisial SYD yang teregister dengan nomor LP Nomor LP/B/0040/I/2022/SPKT/Dittipidsiber Bareskrim Polri tanggal 27 Januari 2022.

“Pelapor Saudara SYD,” ujar Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan dalam jumpa pers di kantornya, Rabu (2/2).

Ahmad Ramadhan mengatakan Adam Deni ditangkap karena mengunggah dokumen elektronik pribadi orang lain di media sosial.

Untuk itu, Ramadhan mengimbau kepada masyarakat agar tidak mengambil data pribadi orang lain, lalu mengunggahnya di media sosial.

“Kepada masyarakat agar tidak mengambil data pribadi orang lain dan meng-upload ke media sosial tanpa seizin pemilik data yang dapat menimbulkan konsekuensi hukum ke depan,” imbuhnya.

Leave A Reply

Your email address will not be published.