Demo Ricuh di DPR, Enam Polisi Luka-Luka

3

JAKARTA (tandaseru.id) – Sebanyak enam anggota polisi luka-luka saat mengawal aksi demo berujung ricuh di depan gedung DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat pada Senin (11/4).

“Ada enam anggota kami yang terluka,” ujar Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran di kompleks Gedung DPR RI, Senin (11/4).

Mantan Kapolda Jawa Timur itu mengatakan, keenam anggotanya diamuk saat coba menyelamatkan pegiat media sosial Ade Armando yang saat itu dikeroyok.

“Menyerang anggota sehingga anggota kami yang melakukan evakuasi terluka,” ucap Fadil sambil menunjukan foto anggotanya yang diamuk.

Lebih lanjut Fadil mengatakan, dirinya dan Pangdam Jaya, Mayjen TNI Untung Budiarto ikut turun membubarkan massa yang tidak mau pulang setelah mahasiswa bubar.

Massa yang memblokir jalan tol pun berhasil dibubarkan. Mayjen Untung menambahkan, dia berharap tidak ada lagi unjuk rasa kedepannya karena pemerintah sudah menjawab tuntutan mahasiswa.

“Harapan kami selanjutnya tidak ada unjuk rasa,” kata Untung menambahkan.

Diketahui, kericuhan terjadi saat mahasiswa menggelar demo di depan Gedung MPR/DPR, Senayan, Jakarta. Aparat kepolisian pun membubarkan massa dengan menembakkan gas air mata.

Pegiat medsos, Ade Armando menjadi korban dalam aksi demo tersebut. Dia dikeroyok sejumlah orang hingga mendapatkan luka.

Selain itu, terdapat pos polisi di kawasan Pejompongan, Jakarta Pusat yang dibakar oleh orang tidak dikenal.

Leave A Reply

Your email address will not be published.