Warna-Warni Indonesia
Istimewa

Nasional Is Me: Menyikapi Cakap dan Cepat Digital

JAKARTA (tandaseru.id)- Pandemi covid-19 membawa perubahan yang signifikan dalam dunia digital, mau tidak mau, siap atau tidak siap, setiap orang dituntut mampu menggunakan teknologi.

Semua tentu memahami ketika pandemi melanda. Ruang gerak setiap manusia dibatasi. Mulanya setiap orang bisa tatap muka di mana saja, kini harus menggunakan sistem daring berbasis online.

Melihat hal ini Gupta Sitorus ((WIR Group Chief Sales & Marketing Officer)) menjelaskan bahwa kita semua dituntut adaptif menyikapi pandemi. Pasalnya adanya covid-19 telah mengubah setiap sendi kehidupan, mulai dari gerak, komunikasi, dan yang kita konsumsi.

Itu ia katakan saat menjadi pembicara talkshow Nasional Is Me dengan tema “Menyikapi Cakap dan Cepat Digital” dengan host Yohana Elizabeth dan Reza Nangin, Senin (08/08).

Talkshow ini on air di 100.6 FM Heartline Radio, disiarkan juga melalui Radio Jaringan Anggota Persatuan Radio, dan TV Publik Daerah Seluruh Indonesia (INDONESIAPERSADA.ID), serta live di youtube channel Heartline Network.

“Kemajuan teknologi tidak bisa dihiraukan, kendati demikian manusia memiliki dua opsi, bisa terjun ke dalam kemajuan itu, atau menjadi penonton saja. Ada masa, di mana teman yang memiliki ideologi positif, dan mengambil sikap berseberangan dengan tidak menggunakan teknologi, akhirnya teknologi diisi oleh orang yang tidak memiliki idealisme,” ujar Gupta.

Bila hal ini terjadi, tentunya akan membawa dampak buruk dalam kehidupan manusia. Gupta melanjutkan, kuncinya adalah intelektualitas, karena sebuah intelektualitas akan membuat kita mengerti bahwa ada ruang untuk berdiskusi, mencari solusi yang memberikan manfaat bersama.

Nasional Is Me: Menyikapi Cakap dan Cepat Digital
Credit Image: YT Heartline Network

Bonus demografi yang dimiliki oleh Indonesia, tentu memberikan pekerjaan rumah yang besar terkait bagaimana cara agar masyarakat Indonesia memiliki intelektual , beradaptasi, dan dapat dengan baik menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman seraya meningkatnya kemajuan teknologi yang ada.

Kemajuan teknologi memang seharusnya memberikan dampak yang baik dalam kehidupan manusia. Namun masalahnya, di masyarakat kita berita negatif akan terserap lebih cepat dari pada berita positif.

Bad news is always good news, itu kredo dalam dunia komunikasi. Kita hidup di zaman yang mendikte kita dengan konten. Berita buruk selalu lebih menarik dari pada berita yang baik, dan ini akan sangat berbahaya. Nah di sinilah sebuah kecerdasan sangat dibutuhkan, dengan kecerdasan seseorang akan mampu mem-filter kemudian mengkurasi mana yang baik dan buruk,” lanjut Gupta.

Dalam menghadapi kecepatan digital seperti sekarang ini, Gupta menjelaskan bila WIR Group sejak 2009 telah bergulat dengan fundamental teknologi. WIR meyakini bahwa ada masa depan, di mana manusia dan teknologi akan bersatu (singular).

“Ketika saat itu teman-teman di dalam negeri masih mengunyah apa yang disebut web 2.0 e-commerce dan segala macamnya, WIR sudah memikirkan apa selanjutnya. Sehingga, kita tidak lagi tergopoh-gopoh dalam perkembangan teknologi. Kami sejak 2009 cukup fokus dalam beberapa fundamental teknologi metaverse, Augmented Reality (AR), Virtual Reality (VR), dan  Artificial intelligence (AI),” jelas Gupta.

WIR berharap dengan adanya metaverse akses manusia di Indonesia terhadap konten positif dan berkualitas itu simetris.

Kita perlu mengapresiasi usaha pemerintah saat ini agar internet bisa digunakan oleh seluruh masyarakat di penjuru negeri. Dan harapan kita, segera itu bisa terlaksana.

“Pada waktu yang sama, kami akhirnya tedorong membuat metaverse platform yang disesuaikan dengan kondisi infrastruktur saat ini,” beber Gupta.

WIR menciptakan metaverse yang dengan mudahnya bisa diakses oleh orang-orang menggunakan simple device.

“Kami ingin meluruskan miskonsepsi yang ada di market, bahwa metaverse ini hanya sebuah virtual experience,  sehingga dibutuhkan o20 (Online-to-offline) yang bisa memberikan dampak ekonomi yang konkrit baik di online maupun di off-line,” Pungkas Gupta.

 

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More

Privacy & Cookies Policy
WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com