Warna-Warni Indonesia

Talkshow Nasional Is Me: Merajut Semangat Demokrasi

JAKARTA (tandaseru.id)-Talkshow Nasional Is Me kembali digelar dengan tema “Merajut Semangat Demokrasi”, menghadirkan seorang public figure Hilbram Dunar, Senin (15/08).

Talkshow ini on air di 100.6 FM Heartline Radio, Radio Jaringan Anggota Persatuan Radio, dan TV Publik Daerah Seluruh Indonesia (INDONESIAPERSADA.ID), serta live melalui youtube channel Heartline Network.

Seperti biasa Yohana Elizabeth dan Peggy Putri menjadi host acara.

“Kita perlu sadari bahwa demokrasi ini sebagai penunjang kehidupan bernegara dengan baik di Indonesia. Indonesia bisa mencapai tujuan yang sesuai dengan Pancasila tentunya; rakyat sejahtera, maju, lalu kedepan bisa memberikan manfaat untuk negara lain, maka salah satu kunci paling utama adalah demokrasi, dari rakyat untuk rakyat oleh rakyat,” Ujar Hilbram.

Hilbram melihat adanya pergeseran dalam era digitalisasi. Yang mana masukan yang disuarakan rakyat bisa datang dari segala arah, ia menghimbau sebagai warga negara yang baik berkewajiban untuk mengetahui mana yang mengangkat dan menunjang demokrasi agar bisa terawat dengan baik, dan mana yang sekedar bunyi-bunyi yang gak jelas untuk bisa dikesampingkan.

“Harus disadari ketika kita menyampaikan sesuatu pasti ada konsekuensinya, teman-teman suka lupa, ketika menyampaikan sesuatu beranggapan bahwa yang menerima adalah orang yang pro dirinya. Nah, di era digital seperti sekarang ini, tidak begitu, yang tidak setuju pun ikut terpapar, dan bila yang tidak setuju punya pendapat lain ini akan menjadi rumit, jika terjadi kebohongan publik,” lanjut Hibram.

Credit Image: Youtube Heartline Network

Atas dasar ini Hilbram menekankan ketika kita ingin menyampaikan sesuatu sadari dahulu apakah yang disampaikan ini benar, bermanfaat, dan baik.

“Jangan diam ya! Ada yang berpikir kalau posting ngeri ah, nanti ada yang komenlah. Kalau jadi begitu demokrasinya juga gak baik. Demokrasi kan sebenarnya kebebasan kita untuk bisa menyampaikan pendapat secara bertanggung jawab, demi kemajuan negara. Sampaikan saja, jangan jadi takut,” beber Hilbram.

Maka jika dalam perbincangan di publik terjadi sebuah perdebatan ini adalah hal yang wajar, untuk itu generasi saat ini perlu dibekali dengan kemampuan berdebat yang baik supaya bisa mempertanggungjawabkan opininya.

“Setiap orang harus punya opini dan bisa beropini, itu dulu dasarnya. Jadi jangan beranggapan, saya apa sih, saya enggak maulah. Harus beropini, ngomong dong, jelasin, jaga opininya. Cara menjaga opininya adalah memiliki kemampuan berdebat. Jangan salah ya! Berdebat itu adalah bertukar pikiran dengan logika dan data, bukan menyampaikan sesuatu  yang orang lain harus ikut, bukan memaksa pendapat,” Tandas Hibram.

Berbicara soal berdebat, perlu diketahui Yayasan Bentang Merah Putih, Yayasan Pandu Pemimpin Cinta Bangsa, dan  Nasional Is Me Radikal (NaKal) yang didukung oleh WIR Group, Heartline Network, INDONESIAPERSADA.ID dan masih banyak lainnya, bersama-sama menggerakkan para pelajar tingkat SMA setara se-Indonesia untuk dapat mengikuti lomba debat DEMOKRASI.

Dalam kegiatan DEMOKRASI (Debat Modern Kreatifitas Generasi) tidak hanya fokus pada lomba tapi juga para peserta akan ditanamkan literasi kebangsaan, literasi politik, literasi digital, komunikasi, dan leadership.

“Cara daftarnya cukup follow Instagram demokrasi_idn, kemudian dm, lalu panitia akan menginformasikan tata cara bagaimana mengikuti kegiatan tersebut. Pendaftarannya sampai September akhir, jadi jangan takut. Yang terbaik akan kumpul di Jakarta untuk dapat pelatihan inkubasi selama 1 Minggu, dan juga field trip. Nah, tiga besar akan diadu secara live di TVRI dengan juri-juri yang keren abis,”tambah Yohana.

 

 

 

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More

Privacy & Cookies Policy
WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com