FOKUS

46.134 Pelanggar Prokes Terjaring Operasi Yustisi Selama Sepekan, Sebanyak Rp280 Juta Sanksi Denda Administratif Terkumpul

JAKARTA (tandaseru) – Selama sepekan penindakan pelanggar protokol kesehatan dalam operasi yustisi saat masa pembatasan sosial berskala besar, sebanyak 46.134 pelanggar terjaring operasi ini.

“Laporan hasil akumulatif Operasi Yustisi Polda Metro Jaya dan jajaran tanggal 14 sampai 20 September 2020, total sanksi ada sebanyak 46.134 orang,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus kepada wartawan, Senin (21/9).

Yusri mengatakan dari 46.134 pelanggar itu dibagi menjadi dua kategori. Kategori pertama yakni pelanggar yang diberikan sanksi sosial dan kategori berikutnya pelanggar yang hanya membayar sanksi administrasi.

“Sanksi sosial ada sebanyak 22.576 orang dan saksi administrasi sebanyak 1.890 orang,” ungkap Yusri.

Sementara itu, satgas sudah mengumpulkan uang hasil sanksi denda administratif sebanyak Rp280.501.500.

Seperti diketahui, Sebelumnya, Pemprov DKI mencabut kebijakan penerapan Pembatasan Sosial Bersakal Besar (PSBB) masa transisi mejadi PSBB total sebagai langkah rem darurat terkait penanggulangan pandemi virus corona (Covid-19).

Keputusan ini diambil dengan mempertimbangkan sejumlah faktor yakni ketersediaan tempat tidur rumah sakit yang hampir penuh dan tingkat kematian yang tinggi.

Dalam penerapannya, dibentuk Satgas Operasi Yustisi pendisiplinan aturan protokol kesehatan yang digelar delapan titik itu antara lain Pasar Jumat perbatasan Tangerang, Jalan Perintis Kemerdekaan Perbatasan Bekasi, Kalimalang, Kalideres, Tugu Tani, Asia Afrika, Bundaran HI, dan Semanggi.

Tak hanya itu, operasi juga dilakukan secara mobile dengan cara patroli oleh personel gabungan. Ada 6.800 personel gabungan yang dikerahkan dalam operasi yang digelar selama 24 jam ini.

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait