FOKUS

82.114 Pelanggar Protokol Kesehatan Covid-19 di Jakarta Diberi Sanksi, 221 Restoran Disegel

JAKARTA (tandaseru) – Sebanyak 82.114 pelanggar protokol kesehatan Covid-19 diberikan sanksi oleh satgas gabungan operasi yustisi saat masa pembatasan sosial berskala besar (PSBB) ketat di Jakarta. Puluhan pelanggar ini hasil dari operasi sejak Senin (14/9) hingga Kamis (24/9) kemarin.

“Total sanksi ada 82.114 orang,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus di Polda Metro Jaya, Jumat (25/9).

Rinciannya, sebanyak 37.660 diberikan teguran tertulis, teguran lisan sebanyak 5.284, sanksi sosial sebanyak 36.638, dan denda adminstrasi sebanyak 2.664 orang.

Disampaikan Yusri, sejauh ini sudah terkumpul denda sebesar Rp233 juta yang diserahkan ke Pemprov DKI.

Selain itu, kata Yusri, aparat gabungan juga menyegel 20 perkantoran yang kedapatan melanggar aturan protokol kesehatan. Tak hanya itu, ratusan tempat makan juga turut disegel oleh aparat gabungan.

“Tempat-tempat makan atau minum, restoran itu ada 211 karena tempat makan atau restoran ini ternyata masih ada beberapa yang memaksakan diri menerima kunjungan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Yusri berharap agar masyarakat turut serta memantau penerapan protokol kesehatan di masa PSBB yang diperketat ini.

Kata Yusri, masyarakat yang melihat ada pelanggaran protokol kesehatan bisa langsung melaporkannya lewat hotline yang telah disediakan.

“Silakan dilaporkan di akun medsos baik di Humas PMJ maupun TMC Polda, atau di 13 Polres masing-masing, dan juga 99 Polsek, Facebook dan Twitter,” tutur Yusri.

“Ada masyarakat mengadu akan kita respon, quick response atau kecepatan kita merespon dari petugas timsus mobile secepat mungkin bergerak ke sana,” imbuhnya.

Sebelumnya, sejak Senin (14/9) Operasi Yustisi dilakukan di seluruh wilayah Jakarta berbarengan dengan penerapan PSBB yang diperketat.

Operasi ini melibatkan personel gabungan dari Polda Metro Jaya, Kodam Jaya, Dinas Perhubungan, Satpol PP, Kejati, hingga Pengadilan Tinggi.

Selain itu, operasi ini juga melibatkan 351 komunitas, termasuk di antaranya adalah 80 komunitas ojek online.

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait