FOKUS

900 Baliho Habib Rizieq Sudah Dicopot, Pangdam Jaya: Ini Momentum Serangan, Jangan Sampai Berhenti

JAKARTA (tandaseru) – Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurachman menyebut sejauh ini sudah sebanyak 900 baliho pimpinan FPI, Habib Rizieq Shihab yang dicopot. Menurutnya, saat ini pihaknya seperti sedang melakukan “penyerangan” terhadap baliho itu.

“Kalau istilah dalam dasar-dasar serangan, itu momentum serangan jangan sampai terhenti. Jadi terus kami lanjutkan tugas ini,” ujar Dudung di Kodam Jaya, Cililitan, Jakarta Timur, Senin (23/11).

Dudung menyebut pihaknya tidak akan berhenti untuk membuat ketertiban dan keamanan DKI Jakarta dari para oknum yang akan membuat kegaduhan.

“Di DKI masih berlanjut momentum serangan, jangan berhenti, masih banyak (yang perlu dicopot),” ujar Dudung.

Sebelumnya, Panglima Kodam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurachman memerintahkan anak buahnya untuk menurunkan paksa baliho Rizieq Shihab Perintah itu ia keluarkan karena sudah merasa gerah dengan sikap FPI yang memasang baliho tanpa izin.

Tindakan Pangdam Jaya ini kemudian mendapatkan dukungan dari Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Mohammad Fadil Imran. Di hari pertamanya setelah dilantik menggantikan Nana Sudjana, Fadil menyatakan dukungan itu.

“Pasti tujuannya baik untuk Republik ini, untuk negara ini,” ujar Fadil.

Menurut Fadil, pemasangan spanduk dan baliho sudah diatur dalam Peraturan Daerah (Perda). Ketentuan itu antara lain harus ada pajak dan izin. Menurut dia, langkah penertiban itu masuk ke dalam preventive strike, atau yang diartikannya sebagai pencegahan keras.

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com