FOKUS

Ada 74 UU Digabung, Omnibus Law Diajukan Desember 2019 dan Januari 2020 ke DPR

Tandaseru – Presiden Joko Widodo menyampaikan, pada Desember 2019, pemerintah akan mengajukan omnibus law kepada DPR, dan Januari 2020 juga akan mengajukan lagi omnibus law yang ke-2 kepada DPR.

“Sehingga terjadi sebuah kecepatan dalam dunia usaha, apabila ingin menanamkan modalnya. Inilah yang kita namakan undang-undang cipta lapangan pekerjaan,” kata Presiden Jokowi saat menyampaikan sambutan pada acara Pertemuan Tahunan Bank Indonesia Tahun 2019, di Rafles Hotel, Jakarta, Kamis (28/11) malam.

Dia menjelaskan, undang-undang cipta lapangan kerja karena muaranya dari setiap investasi  dalam negeri maupun dari luar adalah cipta lapangan kerja. Karena masih 7 juta masyarakat kita yang berada pada posisi pengangguran.

Menurut Presiden, kalau pemerintah hanya satu-satu mengajukan revisi undang-undang satu, satu,50 tahun gak akan selesai. Karena itu, 74 undang-undang akan digabungkan dan pemerintah  akan mintakan omnibus law kepada Dewan Perwakilan Rakyat.

“Nah ini mohon didukung, jangan di lama-lamain, jangan disulit-sulitin. Karena ini sekali lagi untuk cipta lapangan kerja. Ada 74 undang-undang sudah kita teliti satu per satu,  kita gabungkan dan kita mintakan nanti untuk direvisi secara berbarengan, bersama-sama,” tegasnya.

Presiden meyakini, kalau ini rampung semuanya, maka 3 (tiga) nilai pada saat sulit seperti yang disampaikannya sebelumnya,, memang inilah waktunya. “Kita tunjukkan bahwa kita mampu bertahan di tengah kesulitan yang menimpa kita, meskipun kita tidak sulit, masih 5% kok,” tutur Presiden.

 

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id