FOKUS

Akses Baru ke KIPI Tanah Kuning-Mangkupadi Pangkas Jarak 32,62 km

Tandaseru – Pembangunan iInfrastruktur pendukung Kawasan Industri dan Pelabuhan Internasional (KIPI) Tanah Kuning-Mangkupadi berlanjut, salah satunya adalah jalan pendekat dari Tanjung Selor menuju Tanah Kuning.

Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUR-Perkim) Kaltara Yusran menjelaskan, jalan pendekat itu merupakan jalan baru dengan titik temu di Desa Binai berjarak 39,85 kilometer.

“Dibandingkan dengan jalan yang ada sekarang berjarak 72,47 kilometer. Dengan kata lain, jalan baru yang kita bangun nantinya memangkas 32,62 kilometer dengan jalan yang ada saat ini,” jelasnya di Tanjung Selor, Kaltara, Selasa (3/12).

Menurut dia, jalan baru itu akan mendukung kegiatan di KIPI Tanah Kuning-Mangkupadi untuk kendaraan yang bertonase besar. Jalan yang ada saat ini dinilai tidak layak digunakan untuk kegiatan industri lantaran sempit dan berkelok, serta beban jalannya juga kecil.

“Saat ini, proses pembentukan jalan masih berupa timbunan dan belum terkoneksi. Ini dibangun secara perlahan dan akan terus berprogress,” kata Yusran.

Rencananya, jalan baru ini memiliki lebar badan jalan sekitar 30 meter dengan pengerasan 7 meter jalan. Konstruksinya dibangun lebih lurus dan tidak berkelok-kelok sehingga jaraknya lebih dekat serta mendukung kendaraan dengan tonase besar.

“Pengerasan 7 meter ini hanya tahap awal untuk menembuskan jalan. Namun sesuai dengan perencanaan, akan ditingkatkan menjadi 15 meter ke depannya,” bebernya.

Pembangunan jalan pun dilakukan per segmen dan bertahap, karena menggunakan alokasi anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) murni. Untuk mempercepat proses pembangunannya, DPUPR-Perkim juga akan berupaya mencari jalur pendanaan lainnya.

Yusran menilai, kerusakan badan jalan yang terjadi selama ini disebabkan kendaraan yang melintas tidak sesuai dengan kapasitas tonase jalan. Kawasan jalan itu kerap dilewati kendaraan dengan tonase besar.

Untuk itu, dia mendorong dinas terkait untuk melakukan pengawasan terhadap kendaraan yang melintas. Misalnya, membangun jembatan timbang, sehingga tonase kendaraan yang melintas dapat terkontrol.

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait