FOKUS

3 Reaksi Alergi yang Bisa Timbul Akibat Berhubungan Seks

JAKARTA (tandaseru) – Seks semestinya menjadi kegiatan yang menyenangkan bagi setiap pasangan. Namun ternyata, ada beberapa alergi yang ditimbulkan karena berhubungan intim loh.

Meskipun hal ini sangat jarang terjadi, tetapi reaksi alergi yang ditimbulkan setelah berhubungan seks ini cukup berbahaya dan bisa mengancam jiwa orang yang mengalaminya.

Gejala yang ditimbulkan pun hampir sama dengan reaksi alergi biasa, yakni nafas berat, terjadi ruam kulit, detak jantung meningkat.

Bahkan, bagi yang mengalami reaksi alergi berat kulitnya bisa melepuh dan kesulitan untuk bernafas.

Alergi yang Ditimbulkan Karena Berhubungan Intim dan Gejalanya

Alergi sperma

Cara Meningkatkan Kualitas Sperma

Alergi sperma adalah reaksi alergi sistem imun tubuh terhadap protein yang terdapat dalam sperma pria atau dikenal juga sebagai alergi semen.

Jadi, wanita yang menderita alergi semen lebih sensitif terhadap kandungan protein di dalam sperma.

Meski demikian, jenis protein ini tidaklah sama dengan kandungan protein makanan yang menjadi pencetus alergi.

Gejala yang ditimbulkan yakni, gatal, sakit dan muncul kemerahan di Ms V atau bagian yang terkena sperma, bengkak, dan nyeri.

Jika hal demikian terjadi, maka harus segera ditangani oleh dokter karena alergi semen bisa mengakibatkan kematian pada penderitanya.

Flu setelah orgasme

Adakah disini yang pernah mengalami flu jika telah orgasme? Jika ya, bisa jadi Anda menderita Postorgasmic Illnes Syndrome (POIS), yakni sejenis alergi pasca berhungan seksual yang dialami oleh pria.

Orang yang mengidap alergi ini akan bersin-bersin, hidung tersumbat, dan merasakan gejala flu lainnya jika telah selesai orgasme.

Gejala yang ditimbulkan umumnya akan terjadi beberapa menit hingga beberapa jam usai ejakulasi. Namun akan hilang dalam kurun waktu 3-7 hari.

Penyebab POIS sendiri belum diketahui secara pasti, namun besar kemungkinan karena penyakit auto imun alergi yang disebabkan reaksi inflamasi terhadap zat dalam sperma pria itu sendiri.

Alergi lateks atau kondom

Alasan Bercinta Pakai Kondom Lebih Menyenangkan

Alergi terhadap lateks biasanya diakibatkan penggunaan kondom dari bahan lateks yang digunakan ketika berhungan seks.

Gejala umumnya adalah gatal, timbul rasa panas, mengalami kesulitan bernafas dan muncul ruam atau yang paling parah kulit bisa sampai melepuh.

Sedangkan rentan waktu saat alergi keluar, penderita memiliki gejala yang berbeda-beda. Ada yang dalam hitungan detik dan ada yang baru muncul setelah hitungan jam setelah berhungan intim.

Untuk menanggulanginya, sebaiknya jangan gunakan kondom yang berbahan lateks dan pilihlah kondom yang terbuat dari bahan non-lateks.

Ketiga jenis alergi yang ditimbulkan karena berhubungan intim seperti diatas memang sangat jarang terjadi. Namun jika mengalami beberapa gejalanya, sebaiknya Anda segera berkonsultasi dengan dokter agar mendapat penanganan yang tepat.

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com