FOKUS

Antisipasi Lalu Lintas dan Keamanan Nataru, 90.000 Personil Polri dan TNI Diterjunkan

Tandaseru – Asisten Operasi Kapolri Irjen Martuani Sormin menjelaskan Operasi Lilin akan berlangsung selama 10 hari sejak 23 Desember 2019 hingga 2 Januari 2020 antisipasi lalu lintas dan pengamanan Natal dan Tahun Baru (Nataru)

Dia mengatakan ribuan personil dari unsur Kepolisian akan diterjunkan untuk mengamankan rumah ibadah hingga infrastruktur transportasi seperti bandara dan pelabuhan.

“Kami akan memberlakukan operasi lilin dengan melibatkan 120.000 personil Polisi dan 70.000 personil TNI untuk seluruh wilayah Indonesia. Adapun objek yang jadi perhatian adalah tempat ibadah, tempat hiburan, keramaian, mall, bandara dan pelabuhan itu diperkirakan sekitar 60 ribu personil,” ungkapnya pada Rapat Koordinasi Angkutan Natal 2019 dan Tahun Baru 2020 di Kantor Kementerian Perhubungan, Jakarta (5/12).

Wakil Asisten Operasi (Waasops) Panglima TNI Marsma TNI Jorry S. Koloay menyebut TNI siap melakukan pengamanan selama angkutan Natal dan Tahun Baru. Selain pengamanan Waasops menyebut TNI akan mensiagakan sejumlah armadanya jika sewaktu-waktu diperlukan.

“Untuk siaga dalam rangka dukungan angkutan kita standby baik itu angkutan darat, angkutan laut maupun angkutan udara, yang ada di tiap angkatan baik TNI Angkatan Darat, TNI Angkatan Laut, dan TNI Angkatan Udara,” ujar Waasops.

Kementerian Perhubungan akan menyelenggarakan monitoring posko angkutan Natal 2019 dan Tahun Baru 2020 mulai dari 19 Desember 2019 hingga 6 Januari 2020.

Kemenhub memprediksi puncak arus libur akan terjadi sejak 20-24 Desember 2019. Sedangkan untuk puncak arus balik diperkirakan akan terjadi pada 29-31 Desember 2019.

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait