FOKUS

Arab Ikut Kecam Pemenggalan Guru di Prancis karena Kartun Nabi Muhammad

RIYADH (Tandaseru) – Arab Saudi ikut mengutuk peristiwa pemenggalan kepala guru di sebuah sekolah dekat Paris, Prancis.

Diberitakan sebelumnya, Samuel Paty dibunuh dalam perjalanan pulang dari sekolah pada hari Jumat di Conflans-Sainte-Honorine, pinggiran Paris.

Korban yang merupakan guru sejarah dan geografi di College du Bois d’Aulne dibunuh karena mengajarkan kebebasan berekspresi dengan memperlihatkan karikatur yang dianggap menggambarkan sosok Nabi Muhammad.

Arab News pada Minggu (18/10) melaporkan, Arab mengungkapkan solidaritas dengan rakyat Prancis dan menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban, pemerintah Prancis, dan rakyatnya atas insiden ini.

“Saudi menolak semua kekerasan, ekstremisme dan terorisme, dan memperbarui seruannya untuk menghormati simbol-simbol agama dan menahan diri dari membangkitkan kebencian dengan menghina agama,” kata kementerian itu.

Pemimpin Liga Dunia Muslim, Sheikh Mohammed bin Abdul Karim Al-Issa sebelumnya mengatakan tindakan kekerasan dan terorisme adalah kejahatan di semua agama.

Dia menekankan pentingnya melakukan segala upaya untuk memerangi terorisme dan mencabut kejahatannya, termasuk mengalahkan ideologi ekstremis yang mendorong kejahatan semacam itu.

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait