FOKUS

Azerbaijan Umumkan Kondisi Perang dengan Armenia

AZERBAIJAN (Tandaseru) – Parlemen Azerbaijan mengumumkan kondisi perang di beberapa kota dan wilayahnya pada Minggu (27/9).

Bentrokan dengan Armenia tak terhindarkan di perbatasan dan serangan di wilayah Nagorno-Karabakh.

Majelis Nasional merilis aturan yang secara parsial dan sementara waktu membatasi hak konstitusional dan hak milik. Ketentuan ini pun membatasi kebebasan warga Azerbaijan dan orang asing di negara itu selama situasi perang terus berlanjut.

Berdasarkan keputusan tersebut, jam malam juga dapat diumumkan pada waktu-waktu tertentu di beberapa daerah.

Bentrokan perbatasan meletus Minggu pagi setelah pasukan Armenia menargetkan permukiman sipil Azerbaijan dan posisi militer. Jumlah korban atas serangan itu belum diketahui.

Kementerian Pertahanan Azerbaijan mengklaim Armenia menjadi sosok yang menjadi hambatan terbesar bagi perdamaian dan stabilitas di kawasan itu. Mereka menyatakan memiliki hak pertahanan diri untuk melindungi rakyat dan wilayahnya.

Hubungan antara kedua negara bekas Soviet itu tegang sejak 1991, ketika militer Armenia menduduki Karabakh Atas atau wilayah Nagorno-Karabakh. Wilayah itu diakui secara internasional milik Azerbaijan.

OSCE Minsk Group yang diketuai bersama oleh Prancis, Rusia, dan Amerika Serikat mencoba menengahi masalah kedua negara. Badan yang dibentuk tahun 1992 hingga saat ini belum menemukan penyelesaian dari konflik tersebut.

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait