FOKUS

Bangkitkan Usaha Perkopian, Ini yang Dilakukan Bupati Bengkulu Tengah

KARANG TINGGI (tandaseru) – Kelesuan ekonomi di tengah pandemi Covid-19, berimbas ke seluruh sektor, termasuk usaha perkopian, mulai dari petani kopi, UMKM, hingga sektor pendukungnya.

Menyikapi kondisi ini, Bupati Bengkulu Tengah Ferry Ramli punya siasat sendiri. Dia mengumpulkan
para petani, UMKM dan pengusaha kopi sektor hilir bertajuk Ngopi Bareng Bupati di Pekik Nyaring, salah satu wahana permainan di Bengkulu Tengah, Sabtu (8/8).

“Kita jangan menyerah, semua harus bersinergi, kondisi ini harus kita hadapi bersama, yakinlah dengan usaha keras, kita akan tetap bertahan dan maju bersama,” kata Ferry saat memberikan sambutan dalam acara itu.

Bengkulu Tengah dengan kondisi alam yang berhadapan dengan Samudra Hindia, sebagian wilayah juga berada di punggung jajaran Bukit Barisan. Wilayah ini memiliki potensi ratusan hektare kebun kopi milik rakyat dan sangat terbuka untuk dikembangkan menjadi wilayah penghasil kopi berskala besar.

Kebun kopi rakyat tersebut berada di ketinggian tidak lebih dari 600 meter dari permukaan laut, artinya kopi yang dihasilkan hanya sejenis, yaitu robusta. Di wilayah ini juga sudah masuk investor yang membangun gudang penampungan kopi berskala besar.

Tidak hanya dari Bengkulu Tengah, gudang kopi tersebut juga menerima pasokan biji kopi rakyat dari Kabupaten Kepahiang, Seluma, Bengkulu Utara, Rejang Lebong dan sebagian dipasok dari wilayah Sumatera Selatan.

Dalam kesempatan itu, Manager Project PT Bencoolen Coffee Heri Supandi menyatakan, untuk mendukung rencana bupati membangkitkan usaha perkopian di Bengkulu Tengah, pihaknya
sedang merancang program satu kedai satu desa.

Artinya, di setiap desa bakal ada satu kedai kopi percontohan untuk mengolah dan menjadi ujung tombak pemasaran kopi terdekat. “Kita sipakan pelatihan bagi petani dan akan support untuk pemasarannya,” kata Heri. (dyo)

Dapatkan berita terbaru langsung dari Tandaseru.id

Kumpulan Berita Terkait